Jokowi for President Dideklarasikan di Pangkalan Bun, Kalteng

Foto : Sihol Manullang

Pangkalan Bun, Sayangi.com – Setelah dideklarasikan di sejumlah kota di Pulau Jawa, Barisan Relawan Jokowi Presiden 2014 (Bara JP) menyeberang Laut Jawa, hinggap di Pangkalan Bun, ibu kota Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng), deklarasi sekaligus mengunduh tuah Marunting Batu Aji, semboyan kabupaten setempat yang berarti Menuju Kejayaan.

“Sebagai orang Kalteng, kami ingin juga Jokowi menjadi Gubernur Kalteng, pada saat bersamaan sebagai Gubernur DKI Jakarta. Namun hal itu tidak mungkin, maka yang paling mungkin adalah menjadikan Jokowi sebagai ‘gubernur seluruh Indonesia.’ Itulah impian kami di Bara JP Kalteng,” kata Nuci Vera Candra Pamungkas, Ketua Bara JP Kalteng, dalam deklarasi di Pangkalan Bun, Ibukota Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng), Sabtu (27/7).

Ternyata pula, ungkap Nuci Vera, masyarakat Kobar sudah mengenal Jokowi. “Mereka jadi antusias nonton televisi, menantikan berita tentang Pak Jokowi,” tandas Nuci Vera, sekaligus menggambarkan, saat relawan Bara JP turun ke pasar, para pedagang dengan antusias malah balik bertanya,” Kapan Pak Jokowi bisa datang ke pasar ini?”

Deklarasi Bara JP di Kalteng diiringi aksi sosial pembagian sembako, donor darah dan buka bersama. Ternyata pula, deklarasi bukan hanya dihadiri masyarakat setempat, termasuk diantaranya para Caleg di berbagai tingkatan, melainkan juga hadir pula warga Kotim yang naik klotok (sejenis perahu) selama 4 jam ke tempat acara.

Ketua Umum Bara JP Sihol Manullang yang juga hadir dalam acara deklarasi mengatakan, para pendukung Jokowi ingin berjalan bersama PDIP, mencalonkan Jokowi menjadi Capres 2014 dan diumumkan sebelum Pemilihan Legistatif (Pileg).

“Jika rakyat meminta, jangan dianggap sebagai tekanan. Publik meminta kepada partai, justru kemajuan demokrasi. Ini malah era baru, rakyat meminta,” terang Sihol Manullang.

Bahkan Bara JP berkeyakinan, apabila PDI-P mengumumkan Jokowi Capres sebelum Pileg, maka pendukung Jokowi dalam Pileg akan mencoblos PDIP. Dengan demikian Jokowi disokong dewan yang kuat. “Supaya Jokowi konsentrasi bekerja, jangan seperti sekarang, dewan ribut melulu, padahal tak ada isinya. Solusinya hanya menanti lobi-lobi yang tidak bermutu, bargaining melulu. Rakyat sudah muak gaya begitu,” tandas Sihol.

Dalam laporannya, Sihol mengungkap, Bara JP yang murni swadaya anggota telah hadir di 33 Provinsi dan di 17 negara. Bahkan, 10 Ketua DPW dipimpin mantan aktivis Golput yang turun gunung mendukung Jokowi. Ada 3 Provinsi yang diketuai wartawan, dan 3 provinsi lagi dipimpin calon legislatif.

Program Bara JP, seperti amanat Kongres Relawan Jokowi Sedunia di Bandung 15 Juni 2013, membuat petisi kepada PDIP agar mencalonkan Jokowi sebagai Presiden RI 2014. Targetnya, mengumpulkan tanda tangan sebanyak 10% dari jumlah pemilih atau sekitar 15 juta tanda tangan. (MARD)