Massa Haji Lulung Akan Demo Ahok Senin

Photo: Ami/sayangi.com

Jakarta, Sayangi.com – Perseteruan antara Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)  dan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana (Haji Lulung) memasuki babak baru. Kalau sebelumnya kedua pejabat di Ibukota Negara tersebut hanya terlibat perang pernyataan di media massa, Senin besok perseteruan mereka akan melibatkan gerakan massa.

Dalam undangan peliputan aksi yang diterima sayangi.com, belasan Ormas akan melakukan aksi unjuk rasa di Balaikota dan DPRD DKI Jakarta senin (29/7/13). Aksi yang akan dimulai pukul 13.00 itu menamakan diri “Rakyat Jakarta Jahit Mulut Ahok”  disingkat RAJJAM AHOK. Mereka akan memprotes beberapa pernyataan Ahok yang dinilai kontroversial khususnya mengenai penertiban PKL di Pasar Tanah Abang. RAJJAM AHOK setidaknya terdiri dari sebelas organ aksi yaitu:

  1. Forum Pemuda Betawi
  2. Jaringan Pemuda Penggerak (JAMPER)
  3. Laskar Merah putih
  4. Pemuda Panca Marga
  5. Forum Komunikasi Anak Betawi
  6. Brigade Anak Jakarta
  7. Gabungan Ormas Islam Bersatu
  8. Forum Aspirasi Anak Jakarta
  9. Himpunan Pedagang kaki lima
  10. Relawan Peci Merah 
  11. Komunitas Betawi Menteng

Koordinator aksi, Muhyiddin Mochtar kepada sayangi.com menyampaikan bahwa aksi tersebut sebagai bentuk solidaritas terhadap Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta yang akhir-akhir ini dinilainya telah menjadi korban pelecehan Ahok. Muhidin mengaku bahwa pihaknya terhina dengan statemen provokatif Ahok.

“Ahok harus menjaga sikap dan ucapannya yang selalu kontroversi dan provokatif. Ahok sering melukai perasaan rakyat, kali ini kehormatan kaum betawi terusik dengan pernyataannya yang menghina tokoh betawi,  Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Haji Lulung,” kata Muhyiddin.

Muhidin  menyatakan bahwa aksi demonstrasi yang akan diikuti sekitar 1000 massa  tersebut hanya pemanasan dan akan terus berlanjut jika Ahok tidak mencabut pernyataan kontroversialnya.

“Kami berketetapan hati dan bertekad untuk mendesak Ahok agar meminta maaf dan mencabut ucapan yang melecehkan tokoh Betawi, Haji Lulung”, lanjut aktivis pemuda betawi itu.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Jaringan Pemuda Penggerak (JAMPER), Dani Kusuma yang juga akan menurunkan massanya menyebut Ahok tidak mengerti karakter masyarakat Jakarta. Seharusnya, menurut Dani, setiap permasalahan bisa diselesaikan dengan baik tanpa mengeluarkan kata-kata yang tidak enak didengar.

“Selama ini permasalahan sosial di Jakarta belum terselesaikan dengan baik karena Ahok sebagai pemimpin tidak bisa mendekati masyarakat. Harusnya dia jangan menonjolkan pendekatan kekuasaan, lakukan upaya dialogis dan kemanusiaan. Ini kan ramadhan,” Kata Dani.

Seperti diberitakan, perseteruan antara Ahok dan Haji Lulung bermula dari usaha penertiban Pedagang Kaki Lima di Tanah Abang. Ahok menuding ada oknum DPRD DKI menjadi beking pedagang yang menghambat penertiban. Ahok juga menilai Lulung tidak mengerti Perda yang dibuatnya dan bisa dicopot oleh Mendagri. Terhadap tudingan Ahok tersebut Lulung menyebut Ahok positif sakit jiwa karena gampang melontarkan pernyataan kontroversial yang sering merepotkan Gubernur Jokowi. Lulung juga menyebut terpilihnya Ahok sebagai Wakil Gubernur adalah musibah bagi warga Jakarta. (S2)