Mourinho Tentang Wenger dan Abramovich

Foto: fifa.com

Jakarta, Sayangi.com – Jose Mourinho mengungkapkan pendapatnya mengenai pelatih Arsenal Arsene Wenger serta pemilik Chelsea Roman Abramovich.

Pelatih The Blues ini menaruh hormat kepada Wenger. Mourinho menceritakan bagaimana serangkaian pertemuan di beberapa turnamen sepak bola setelah 2007 nya bersama Chelsea menjalin hubungan persahabatan. “Aku mulai bertemu dengannya di UEFA, di Euro (Piala Eropa), Piala Dunia, kami makan malam dan seterusnya,” kata pelatih asal Portugal itu di beberapa surat kabar hari ini. “Dan ketika Anda tidak di liga yang sama dan ketika Anda tidak bermain melawan satu sama lain, lebih mudah untuk mengenal orang-orang, lebih mudah untuk pergi lebih dalam. Sangat mudah untuk berbicara tentang sepak bola, dia orang yang sangat bagus.

“Saya menghormati sangat menghormatinya dan saya akan menunjukkan rasa hormat saya selalu. (Dalam) sepakbola kadang-kadang bahkan jika Anda adalah teman-teman dan saling menghormati satu sama lain, Anda mengatakan sesuatu yang lain tidak suka dan Anda bereaksi. Tetapi pada akhir hari saya menghormatinya banyak dan saya memiliki perasaan bahwa ia adalah sama dalam kaitannya dengan saya. saya tidak akan bertaruh pada satu masalah tunggal di antara kita. “.

Keduanya pernah mengalami hubungan yang sulit selama tugas pertama Mourinho di Stamford Bridge.

Sementara mengenai Abramovich, Mourinho mengaku dia tidak pernah meragukan niat pemilik itu. Pelatih asal Portugal itu berpisah dengan Chelsea setelah kesepakatan bersama pada bulan September 2007, dengan prestasi sebagai manajer paling sukses dengan enam trofi dalam tiga tahun.

Namun, ‘Special One’ kembali ke The Blues musim panas ini setelah melatih Inter Milan dan Real Madrid berkat aspirasi Abramovich dan memuji kejelian pengusaha Rusia itu. “Selalu ada pertanyaan, ‘Kapan dia akan menjualnya?’ “Apakah dia jatuh cinta dengan klub? ‘ “Apakah dia jatuh cinta dengan sepak bola? ‘ ‘Apakah ia melakukan ini untuk alasan yang tepat?’ “Kata Mourinho.

Mourinho juga menilai positif Peter Kenyon sang chief executive yang punya ambisi membesarkan klub sehingga kedepan dirinya berharap dapat menjalin hubungan baik tidak hanya dengan pemain tapi semua pihak. (RH)