Pemilu Kamboja: Hun Sen Menang Lagi, Tapi Kursinya Melorot

Foto: AFP

Phnom Penh, Sayangi.com – Partai Rakyat Kamboja (CPP) pimpinan Perdana Menteri Hun Sen yang sudah berkuasa selama 28 tahun mengklaim menang lagi dalam Pemilu yang berlangsung seharian, Minggu (28/7) kemarin. Kalaupun klaim itu benar, Hun Sen dipastikan kehilangan banyak kursi di parlemen.

Partai CPP mengumumkan, mereka telah meraih setidaknya 68 kursi, dibandingkan dengan 55 kursi yang diraih oposisi utama, Partai Penyelamatan Nasional Kamboja (CNRP). Klaim kemenangan itu pertama kali diumumkan Menteri Informasi Kamboja di halaman Facebooknya, ketika penghitungan suara masih berjalan, dan tidak lama kemudian ditegaskan kepada ABC oleh Sekretaris Negara dan Jubir Pemerintah, Siphan Phay.

Siphan menambahkan, hasil tersebut fair dan oposisi utama Partai Penyelamatan Nasional Kamboja mesti menerima kenyataan itu. Ia juga mengatakan, Komisi Pemilu Nasional diperkirakan akan mengumumkan hasil resmi dalam 72 jam ke depan. Pemungutan suara dilaporkan berjalan relatif tertib.

Hanya terjadi satu insiden dalam penghitungan suara di sebuah TPS di Phnom Penh, ketika para pemerotes bentrok dengan polisi dan menggulingkan mobil-mobil, terkait keluhan bahwa sejumlah orang dilarang memberikan suara di tempat itu.

CPP menguasai 90 kursi Parlemen sebelumnya, jadi jika hasil tadi disahkan berarti partai berkuasa itu akan kehilangan lebih dari 20 kursi. PM Hun Sen adalah mantan tentara Khmer Merah yang sudah berkuasa selama 28 tahun. Oposisi menuding adanya kecurangan, termasuk sejumlah nama pemilih yang hilang. Ribuan orang yang datang ke TPS mendapati ada orang lain yang sudah menggunakan kertas suara mereka.

Sementara itu, kelompok-kelompok HAM menyatakan keprihatinan bahwa tinta yang digunakan untuk menandai pemilih ternyata mudah dihapus. (MSR/ABC)