10 Perwakilan Demonstran Bertemu Ahok di Dalam Balaikota

Foto: Sayangi.com/Zavin

Jakarta, Sayangi.com – Aksi demo di depan Gedung Balaikota DKI Jakarta, Senin (29/7), yang digelar “Rakyat Jakarta Jahit Mulut Ahok (RAJJAM AHOK)” hingga sore ini belum juga usai.

Muhyiddin Muchtar, Ketua Satuan Aksi Rajjam Ahok menegaskan, aksi akan dilanjutkan di depan Gedung DPRD DKI untuk menyampaikan aspirasi dan tuntutan agar DPRD memanggil Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama (Ahok) untuk mempertanggungjawabkan pernyataannya yang telah menghina H. Lulung, tokoh Betawi yang kini jadi wakil mereka di DPRD DKI Jakarta.

Sampai saat ini 10 orang utusan demonstran sudah menemui Wakil Gubernur Ahok, namun mereka belum keluar dari dalam Balaikota DKI Jakarta. Informasi yang dihimpun Sayangi.com di lokasi, sebagian tuntutan Satuan Aksi Rajjam Ahok diterima oleh Wakil Gubernur Ahok. Sementara itu, para demonstran terus melakukan orasi dan berjanji tidak akan bubar sebelum 10 orang utusan demonstran keluar dan membawa hasil yang diharapkan para demonstran.

“Gubernur Jokowi ‘Yes’, Wakil Gubernur Ahok ‘No’. Ganti Wakil Gubernur. Ahok tidak tahu Jakarta. Jakarta beda dengan Bangka Belitung. Kami tidak mau didhalimi pemimpin seperti Ahok, apalagi ini bulan Ramadhan. Kalau Ahok berani, temui kami sekarang juga, tidak hanya beraninya di media saja, temui kami,” teriak salah satu orator Satuan Aksi Rajjam Ahok, Senin (29/7).

Dalam orasinya, yang diwakili oleh orator FORKABI dari “Rakyat Jakarta Jahit Mulut Ahok (RAJJAM AHOK)” para demonstran menuntut:
1. DPRD DKI Jakarta segera memanggil Ahok dan meminta pertanggungjawabannya karena telah menghina kelembagaan DPRD.
2. Atas fitnah dan hinaan Ahok kepada H. Lulung selaku tokoh masyarakat Betawi terkait penertiban PKL Tanah Abang, mereka mendesak Ahok untuk memberikan pernyataan maaf secara terbuka kepada H. Lulung dan warga Betawi.

“Ahok sendiri ‘kan belum bisa mendekati masyarakat. Seharusnya Ahok tidak menonjolkan pendekatan baju kekuasaannya. Kita bukannya tidak ngerti, tapi ini kan harus ada upaya dialogis dan pendekatan langsung kepada warga,” kata Iben, Sekretaris Satuan aksi Rajjam Ahok, saat ditemui di Balaikota DKI Jakarta, Senin (29/7). (MSR)