Presiden Berharap Ada “HALL OF FAME” Bulutangkis Nasional

Foto: presidenri.go.id

Jakarta, Sayangi.com – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berharap ada “Hall of Fame” untuk mengenang kebesaran para atlet bulutangkis yang telah mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional.

“Hall of Fame harus dibuat. Siapa-siapa saja (yang telah berprestasi) dalam satu ruangan, momentumnya, foto-fotonya, sejarahnya, pasti menarik,” kata Presiden Yudhoyono di Istana Negara, Jakarta, Senin, saat menerima jajaran Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI) bersama para atlet dan pelatih yang akan mengikuti Kejuaraan Dunia Bulutangkis di Guangzhou, China pada 5-11 Agustus 2013.

Presiden menilai suatu museum atau “Hall of Fame” yang memajang prestasi besar atlet Indonesia akan menarik minat generasi muda untuk ikut bangga dan bercita-cita menjadi seorang atlet melanjutkan jejak pendahulunya.

Di depan para atlet yang akan berlaga di Guangzhou, Presiden berpesan agar mereka menjaga peforma dan tampil maksimal untuk membawa pulang prestasi terbaik.

Ia juga berjanji untuk menyaksikan penampilan para atlet bulutangkis Indonesia di ajang Kejuaraan Dunia itu.

“Setiap saat saudara bertanding di luar negeri, kalau saya diberi tahu waktu mainnya, jam berapa pun saya pasti menonton. Meski jamnya berbeda-beda, saya mau nonton, biasanya sambil berdoa, ikut deg-degan,” katanya disambut tawa yang hadir.

Menurut Presiden, seluruh rakyat Indonesia, termasuk dirinya adalah suporter yang kuat bagi para atlet nasional.

Sore hari itu, Presiden juga berbagi kisah tentang kebesaran Indonesia di bidang bulutangkis, termasuk pengakuan dari Presiden Amerika Serikat Barack Obama yang juga mengenal bulutangkis di Indonesia.

PB PBSI dilaporkan mempersiapkan 28 pebulutangkis nasional untuk bertarung di arena Kejuaraan Dunia tersebut. Dari ke-28 atlet itu, terdapat empat atlet tunggal putra yaitu Sony Dwi Kuncoro, Simon Santoso, Tommy Sugiarto, dan Dionyius Hayom Rumbaka, kemudian empat atlet tunggal putri yaitu Lindaweni Fanetri, Aprilia Yuswandari, Beatrix Manuputty, dan Adrianti Firdasari.

Lalu di nomor ganda putra, Indonesia menurunkan Mohammad Ahsan-Hendra Setiawan, Ryan Agung Saputra-Angga Pratama, Markis Kido-Alvent Yulianto Chandra, dan Hendra Aprida-Yonathan Suryatama Dasuki.

Sedangkan di nomor ganda putri terdiri dari Pia Zebadiah Bernadeth-Rizki Amelia Pradipta dan Gebby Ristiyani Imawan-Tiara Rosalia Nuraidah. Sementara itu, di nomor ganda campuran Indonesia menurunkan duet Liliyana Natsir-Tontowi Ahmad, Muhammad Rijal-Debby Susanto, Fran Kurniawan-Shendy Puspa Irawati, dan Riky Widianto-Richi Puspita Dili.

Kejuaraan Dunia adalah satu dari empat ajang bergengsi yang menjadi fokus utama PBSI tahun 2013, selain All England, Piala Sudirman, dan SEA Games 2013 yang akan digelar di Myanmar.

Turut mendampingi Presiden dalam kesempatan itu antara lain Menko Kesra Agung Laksono, Mensesneg Sudi Silalahi, Menpora Roy Suryo, dan Mendag Gita Wirjawan yang juga menjabat Ketua Umum PB PBSI. (RH/ANT)