Rumor Alonso ke Red Bull Semakin Kencang

Foto: www.f1fanatic.co.uk

Budapest, Sayangi.com – Sirkus Formula Satu memasuki libur musim panas Eropa pada Senin, dengan dihiasi munculnya rumor-rumor bahwa Red Bull telah menambahkan nama Fernando Alonso pada daftar kandidat mereka untuk bermitra dengan juara dunia saat ini Sebastian Vettel pada tahun depan.

Setelah kemenangan dominan Lewis Hamilton untuk Mercedes pada Grand Prix Hungaria Minggu, “paddock” Formula Satu dibanjiri rumor-rumor bahwa manajer Alonso telah mengadakan pembicaraan dengan ketua Red Bull Christian Horner.

Ketika tim-tim bersiap menjelang libur sepanjang empat pekan, berbagai spekulasi memuncak – dan membuat Ferrari menepis rumor yang ada. Ferrari mengklaim bahwa Alonso masih terikat kontrak dengan mereka sampai 2016.

Baik Horner dan Alonso menghindari memberi pernyataan langsung untuk menyimpulkan cerita itu ketika keduanya dikonfrontasi oleh para pewarta, dan Vettel sendiri berbicara terbuka mengenai prospek bermitra dengan rivalnya yang berasal dari Spanyol itu.

Horner berkata, “Semua pembicaraan antara pebalap manapun dan pihak manapun akan selalu menjadi kerahasiaan… Namun, tentu saja, terdapat beberapa pebalap yang mengekspresikan ketertarikan terhadap kursi itu, seperti yang dapat Anda bayangkan.” Saat ditanyai mengenai potensi dinamis dari kerja sama Alonso-Vettel, ia menambahi, “Ini akan menarik. Pada akhirnya, Anda harus memikirkan apa yang tepat untuk tim.” “Tentu saja pasangan yang ingin kami padukan untuk tahun depan harus tepat bagi tim. Musim lalu, terdapat spekulasi mengenai Kimi (Raikkonen). Pekan ini mengenai Alonso.” “Saya pikir, bagi kami, kami ingin memastikan tidak ada pengabaian di benak kami untuk memadukan paket tim yang tepat untuk tahun depan, dengan dua pebalap tercepat yang dapat kami miliki, yang akan bekerja bersama dan mencapai hasil-hasil terbaik untuk tim.” Rumor-rumor ini bermula ketika perwakilan Alonso, Luis Garcia Abad, mengadakan pertemuan dengan Horner di Hungaroring pada Jumat.

Diyakini bahwa mereka bukan hanya mendiskusikan masa depan pebalap junior Carlos Sainz Jr, namun juga menyebut-nyebut nama Alonso, yang diketahui kecewa dengan ketidakmampuan Ferrari untuk menandingi kecepatan Red Bull.

Red Bull menyisakan satu kursi pebalap pada tahun depan, menyusul keputusan pebalap Australia Mark Webber untuk meninggalkan Formula dan membalap di ajang sportcar dengan Porsche pada tahun depan. Webber dan Alonso juga merupakan teman dekat.

“Apakah ia (Alonso) tersedia?” kata Horner. “Saya tidak tahu. Anda tanyakan saja kepada dia.” Pemimpin tim Ferrari Stefano Domenicali mengklaim bahwa Alonso terikat kontrak dengan tim Italia itu, namun ia mengakui penampilan sang pebalap belakangan ini tidak memuaskan tim.

“Pertama-tama kami memiliki kontrak dengan dia,” kata Domenicali. “Tidak diragukan lagi, Fernando merupakan aset untuk tim. Kami memerlukan dia untuk bekerja sangat dekat dengan semua orang, sebab di atas segalanya ini adalah momen yang sulit di musim ini.” “Kami harus melakukan pekerjaan sebaik-baiknya, Tanpa henti. Hal ini sama bagi semuanya, bukan hanya dia.

Alonso tertawa ketika ditanyai mengenai kemungkinan pindah ke Red Bull di masa yang akan datang, dan menegaskan bahwa ia “sangat bahagia” di Ferrari, ketika Vettel berkata, jika diberi pilihan antara Alonso atau Raikkonen di Lotus, ia akan lebih memilih sang pebalap Finlandia.

“Saya akan lebih memilih Kimi,” ucapnya. “Saya harus berhati-hati sekarang. Bukannya menentang Alonso – Saya benar-benar menghargai dirinya sebagai pebalap.” “Saya menghormati Kimi di dalam dan di luar trek, sebab ia selalu berada benar-benar berdampingan dengan saya. Dari sudut pandang itu, ini akan sedikit lebih mudah.” Horner menambahi, “Ada banyak ketertarikan… Kami semua akan mengambil sedikit waktu pada musim panas untuk merefleksikan opsi-opsi yang ada yang terbuka untuk kami, dan berpikir untuk membuat keputusan yang tepat untuk mendatangkan pebalap yang cocok berdampingan dengan Sebastian sebelum tahun depan.”

Sementara itu  Ferrari telah menyetujui James Allison sebagai direktur teknik per 1 September, ujar tim Formula Satu Italia itu dalam satu pernyataannya, Senin.
Sementara Pat Fry akan mengisi jabatan baru sebagai direktur permesinan dan kedua pria itu segera melapor ke pimpinan tim Stefano Domenicali.

Allison, yang telah menjalin kerja sama yang erat bersama pebalap Jerman Michael Schumacher dalam beberapa tahapan sebelumnya dengan Ferari, melepas pekerjaan terakhirnya sebagai direktur teknik Lotus pada Mei silam.

Masih dari berita formula satu, Masalah-masalah politik dan keuangan dapat mengancam Grand Prix India dan Korea Selatan (Korsel), ketika petinggi Formula 1 Bernie Ecclestone ingin menambahi ajang-ajang balap baru di Amerika Serikat, Rusia, dan Austria.

Ecclestone memperlihatkan keraguan-keraguan mengenai kedua negara itu untuk menjadi tuan rumah balap pada 2014 pada pertemuan tertutup antara petinggi-petinggi tim di paddock pada Grand Prix Hungaria akhir pekan silam. “Saya menggiring banyak bola,” ucapnya seperti dilaporkan beberapa media.

Formula 1 ingin menambahi tiga balap pada kalender mereka di 2014, ketika kota Sochi dengan resor Laut Hitam dan merupakan tuan rumah Olimpiade Musim Dingin siap untuk menjadi sirkuit pertama di Rusia yang akan menyelenggarakan balap ini.

Austria akan kembali menjadi tuan rumah balap Formula 1, di mana Spielberg akan menjadi tempat berlangsungnya balap, sedangkan New Jersey di AS juga akan dimasukkan dalam kalender tahun depan.

Bagi Korsel, nampaknya keputusan untuk tidak meneruskan menjadi tuan rumah Formula 1 merupakan langkah yang logis, di mana sirkuit Yeongnam yang berada di sebelah selatan Seoul telah kehilangan uang sejak pertama kali menyelenggarakan balap itu pada 2010, dan otoritas lokal tidak mau menutup kerugian.

India pertama kali menyelenggarakan balap Formula 1 pada 2011 di sirkuit yang didanai pihak swasta di Greater Noida dekat ibukota, New Delhi, namun mereka kesulitan untuk menarik minat masyarakat luas.

Sementara itu pemerintah India, berniat untuk menarik pajak dari para pebalap selama mereka berada di negara itu sebagai bentuk imbal-balik dari penerimaan mereka. Ecclestone berkata bahwa pihaknya telah sepakat membayar jumlah yang sama untuk balap tahun ini, untuk memenuhi keinginan pemerintah, namun kelihatannya mereka akan memilih kandidat lain untuk menjadi tuan rumah balapan 2014. (RH/ANT)