Herman Deru: Peluang Emas Merebut Kursi Gubernur Sumsel

Foto: Facebook

Palembang, Sayangi.com – Keputusan Mahkamah Konstitusi yang membatalkan keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Selatan Nomor 33/Kpts/KPU.Prov-006/VI/2013 tentang Penetapan Hasil Rekapitulasi Penghitungan Perolehan Suara Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan Tahun 2013, bertanggal 13 Juni 2013, memberikan peluang emas bagi Herman Deru (HD).

Betapa tidak, jika sebelumnya HD yang sekarang menjabat OKU Timur ini sudah merasa pasrah, tetapi keputusan MK  semangat baru untuk maju terus merebut kursi Gubernur Sumatera Selatan.

“Awalnya, kami tidak ingin menggugat ke MK. Namun karena banyaknya masukan dan desakan dari tokoh-tokoh akhirnya kami mengajukan gugatan yang memang diatur dalam undang-undang” kata laki-laki yang juga mengetuai Ormas Nasional Demokrasi Wilayah Sumsel ini kepada Sayangi.com.

Dalam perjalanannya, tim HD ternyata banyak mendapatkan data-data yang valid tentang pelanggaran yang dilakukan incumbent, khususnya penggunaan dana APBD.

“Alhamdulillah, saya bersyukur sekali, gugatan kami dikabulkan sebagian. Meski demikian putusan MK ini menjadi memberikan peluang bagi kami untuk bergerak terus merebut kursi Gubernur Sumsel”, katanya.

HD menambahkan, senangnya lagi hasil MK ini memberikan pelajaran agar jangan lagi terjadi kecurangan. Saya mengajak semua kandidat untuk berkompetisi secara sehat dan jujur. Jangan lagi melakukan kampanye hitam apalagi menggunakan uang rakyat (APBD) untuk kampenye pribadi.

Terkait dengan strategi apa yang akan dilakukan oleh HD menghadapi Pilgub Ulang ini, Bupati kelahiran Belitang 46 tahun lalu ini menjelaskan,

“Kami bersama tim tetap mencoba melakukan pendekatan kepada masyarakat tanpa melakukan pelanggaran. Intinya kami akan mensosialisasikan Pilkada Ulang ini dan apa penyebabnya. Masyarakat Sumsel harus tahu itu”.

Diuraikan oleh HD, putusan MK sudah secara jelas dan tegas menyatakan bahwa incumbent (Alex Noerdin) telah melakukan pelanggaran, terbukti secara sistematis, terstruktur dan masiv menggunakan dana APBD. Misalnya membeli 3000 sepeda motor untuk P3N, puluhan ribu paket sembako dan lain-lain. Bahkan disebutkan dana bansos/hibah yang terpakai mencapai Rp 1,492 triliun. Sungguh jumlah yang luar biasa besarnya.

Ketika ditanya program apa saja jika nanti dia terpilih menjadi Gubernur Sumsel, HD mengatakan, jika nanti terpilih dia dan pasangannya Hj Maphilinda Syahrial Oesman sudah menyusun visi Sumsel Unggul yang didalamnya sudah disusun 10 program unggulan, antara lain program bedah 100 ribu rumah warga miskin, asuransi lahan pertanian dan perkebunan, alokasi dana desa Rp 100 juta/desa/tahun, peningkatan upah minimum buruh dan pekerja, pembenahan pelayanan dan mutu sekolah dan berobat gratis.

Sebagai Bupati Oku Timur yang telah menjabat selama 8 tahun, HD telah menorehkan banyak prestasi, terutama di sektor pertanian. Banyak sudah program yang mendapat pengakuan secara nasional. Program yang dapat dirasakan dan berdampak langsung untuk kesejahteraan masyarakat pun telah dilakukannya, misalnya, program beli beras petani, asuransi lahan pertanian. Prestasi yang sangat membanggakan adalah pengakuan OKUT sebagai kabupaten pemekaran paling sejahtera dengan tingkat kemiskinan terendah. Di Sumsel, OKUT adalah kabupaten paling sejahtera sesuai dengan data Badan Pusat Statistik.

Terakhir, ketika ditanya bagaimana penilaiannya dengan pemerintahan Alex Noerdin selama menjabat Gubernur Sumsel, HD mengatakan dia tidak dalam kapasitas menilai. Masyarakatlah yang bisa menilai apakah sukses atau tidak. Dan bagaimana kondisi masyarakat selama lima tahun ini. (VAL)