Dituduh Salah Tangkap, Mabes: Densus Sudah Jalankan Prosedur

Jakarta, Sayangi.com – Mabes Polri menepis Detasemen Khusus 88 Anti Teror telah salah tangkap dua orang yang diduga teroris Tulungagung, Sapari (49) dan Mugi Hartanto (38).

Kepala Bagian Penerangan Umum, Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Agus Rianto mengatakan, penangkapan terhadap Sapari dan Mugi sudah melalui prosedur. Pasalnya, saat peristiwa itu, baik Sapari dan Mugi berada bersama-sama dua teroris yang ditembak mati Dayah dan Rijal. Bahkan dalam barang bukti yang ditemukan saat penangkapan terhadap Dayah dan Rijal ditemukan bom rakitan.

“Densus melaksanakan tugas sudah melalui mekanisme dengan diperkuat dengan peralatan serta bukti-bukti. Saat penangkapan mereka berada bersama-sama Dayah dan Rijal (anak buah Santoso, red),” ungkap Agus, di Mabes Polri, Selasa (30/7).

Dalam prosedurnya, penahanan pemeriksaan terhadap terduga teroris, Densus mempunyai waktu 7X24 jam. Bila tidak terbukti akan dilepas.

“Karena kita belum punyak bukti kuat kita lepaskan,” pungkas Agus sambil menambahkan tidak menutup kemungkinan kedua orang tersebut akan ditahan bila terbukti terkait jaringan teroris. (HST)