OJK Terbitkan POJK Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan

Foto: Sayangi.com/Nurfahmi Budi Prasetyo

Jakarta, Sayangi.com – Ketua Dewan Komisioner Otoriyas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D. Hadad hari ini menyampaikan Penerbitan Peraturan OJK (POJK) tentang Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan. POJK tersebut bertujuan melindungi kepentingan konsumen industri jasa keuangan dan masyarakat di satu sisi, dan di sisi lain tetap mendukung pertumbuhan lembaga dan industri.

“POJK ini mengandung tiga aspek utama, Pertama, peningkatan transparansi dan pengungkapan manfaat, risiko serta biaya atas produk atau layanan Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK),” ujar Muliaman di Kantor OJK, Jakarta, Selasa (30/7).

Kedua, lanjut dia, tanggung jawab PUJK untuk melakukan penilaian kesesuaian produk dan layanan dengan risiko yang dihadapi konsumen keuangan. Ketiga, prosedur yang lebih sederhana dan kemudahan konsumen keuangan untuk menyampaikan pengaduan dan penyelesaian sengketa atas produk atau layanan PUJK.

Dalam pengumuman Penerbitan POJK ini, Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D. Hadad didampingi Kusumaningtuti S. Setiono, Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen. POJK dengan nomor 01/POJK.07/2013 yang ditandatangani 26 Juli 2013 ini merupakan POJK pertama yang dikeluarkan OJK. (HST)