Mahasiswa Minang di Mesir Bantah Terlibat Konflik

Foto: hizb.org.uk

Padang, Sayangi.com – Organisasi Kesepakatan Mahasiswa Minangkabau (KMM) Mesir membantah keterlibatan mereka dalam konflik yang terjadi di negara itu, sebagaimana diberitakan salah satu koran di Padang.

Menanggapi berita yang menjadi headline salah satu koran di Padang yang berjudul “Mahasiswa Minang Terseret Konflik Mesir”, KMM menyatakan tidak ada satu orang pun mahasiswa minang yang terlibat dalam konflik di Mesir, kata Ketua KMM Mesir Jasri Waldi dalam keterangan resmi di Padang, Selasa (30/7).

Kami menyadari sepenuhnya bahwa hal tersebut berdampak bahaya bukan hanya bagi mahasiswa minang, tapi juga bagi seluruh mahasiswa Indonesia di Mesir, kata dia. Ia membenarkan saat ini sedang terjadi konflik antara pendukung presiden terpilih, Muhammad Mursi dengan kelompok oposisi yang dibantu oleh militer sehingga menelan banyak korban dipihak demonstran pendukung Mursi.

Namun, rata-rata mahasiswa tinggal tidak begitu dekat dengan lokasi-lokasi demonstrasi serta selalu menmatuhi peringatan dari KBRI untuk tidak mendekati areal tersebut.  Jasri meralat data yang disampaikan Kepala Biro Administrasi Pembangunan dan Kerjasama Rantau Setdaprov Sumbar Muhammad Yani bahwa saat ini jumlah mahasiswa minang di Mesir mencapai 1.500 orang. Yang benar, jumlah mereka saat ini 396 orang, bukan 1.500, jumlah tersebut sudah termasuk dari semua strata pendidikan S1, S2 dan S3. (MSR/ANT)