PBSI Andalkan Ganda Putra dan Ganda Campuran Raih Gelar di China

Foto: badmintonindonesia.org

Jakarta, Sayangi.com – Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menaruh harapan agar nomor ganda putra dan ganda campuran bisa meraih gelar pada turnamen bulu tangkis bergengsi Kejuaraan Dunia 2013 di Guangzhou, China.

“Kita mengandalkan ganda putra dan ganda campuran,” kata Ketua Umum PBSI Gita Wirjawan saat acara buka puasa bersama bersama keluarga besar PBSI, di Jakarta, Senin (29/7) malam.

Indonesia memiliki ganda campuran terbaik, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Sementara di sektor ganda putra, terdapat Muhammad Ahsan/Hendra Setiawan.

“Dulu kita selalu bertumpu pada Tontowi/Liliyana di ganda campuran, tapi sekarang kita punya ganda putra yang bisa diandalkan,” tambah Menteri Perdagangan itu.

Kejuaraan Dunia merupakan ajang bertemunya para pebulu tangkis terbaik di dunia. Indonesia mengirimkan 28 pemain yang akan berlaga pada 5-11 Agustus mendatang. Sementara pada nomor tunggal putra, PBSI tidak memasang target.

“Kita memang belum bisa terlalu berharap dari tunggal putra dan putri. Kita tidak menargetkan yang muluk-muluk berharap yang terbaik saja. Tetapi beberapa pemain seperti Tommy Sugiarto sudah menunjukkan kemajuan yang bagus,” ujar Gita.

Kejuaraan Dunia merupakan salah satu target utama dari PBSI. Gita pun mengaku sudah menyiapkan bonus bagi pemain yang bisa memboyong gelar.

“Itu sudah pasti, bahkan nanti yang tidak menang pun dapat bonus juga,” janjinya.

Pada kesempatan yang sama, pemain ganda campuran andalan, Liliyana Natsir bersyukur pasangan Muhammad Ahsan/Hendra Setiawan juga diunggulkan pada turnamen bulu tangkis bergengsi Kejuaraan Dunia 2013 sehingga bebannya bersama pasangannya Tontowi Ahmad sedikit berkurang.

Selama ini, Liliyana bersama Tontowi yang merupakan pasangan ganda campuran terbaik Indonesia memang selalu menjadi tumpuan Indonesia dalam berbagai kejuaraan bulu tangkis bergengsi. Namun, dengan melesatnya prestasi Ahsan/Hendra, beban pun dibagi kepada kedua pasangan tersebut.

“Kalau sekarang beban berkurang, sekarang kan ada Hendra dan Ahsan. Rasanya lebih ringan,” kata Liliyana. (RH/ANT)