250 Petugas Gabungan Akan Tertibkan Angkutan Liar dan Terminal Bayangan

Foto: Antara

Jakarta, Sayangi.com – Angkutan umum liar dan terminal bayangan di ibukota akan ditertibkan oleh 250 petugas gabungan dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, Garnisun, TNI dan Polri. Penertiban dilakukan karena maraknya terminal bayangan pada saat arus mudik.

Kukuh Hadi Santoso, Kepala Satpol PP DKI Jakarta, mengungkapkan petugas gabungan akan bergerak pada H-7 hingga H+7 mendatang demi memberikan kenyamanan bagi para pemudik.

“Sekitar 250 petugas gabungan akan disiagakan untuk penertiban. 150 orang diantaranya anggota Satpol PP,” ujarnya usai Apel Gabungan Penertiban Angkutan Liar dan Terminal Bayangan, di Balaikota DKI Jakarta, Selasa (30/7).

Maraknya terminal bayangan jelang lebaran, lanjut Kukuh, menyebabkan kemacetan dan rawan.

“Munculnya terminal bayangan akan menimbulkan kerawanan, karena tidak terpantau. Salah satunya, menaikkan harga dan aksi premanisme,” paparnya.

Penertiban akan dilakukan di tempat-tempat rawan di lima wilayah. Biasanya terminal bayangan beroperasi di lokasi strategis dan dekat dengan terminal atau jalan tol. Penumpang yang enggan ke terminal akan menggunakannya terminal untuk mudik.

Sementara itu, Sunardi Sinaga, Kabid Pengendali Operasi Dinas Perhubungan DKI Jakarta, mengungkapkan keberadaan terminal bayangan melanggar Perda Nomor 8 Tahun 2007 Tentang Ketertiban Umum.

“Ini yang membuat lalu lintas terganggu. Mereka ilegal, menggunakan badan jalan untuk aktivitas mencari penumpang. Harusnya di terminal atau tempat yang sudah disediakan,” keluhnya.

Ia berharap agar penumpang menggunakan terminal yang sudah disediakan untuk mudik. Pihaknya sudah menyediakan empat terminal utama dan delapan terminal bantuan serta 10 pool bus AKAP. (VAL)