PBNU Tetap Desak Pemerintah Segera Bubarkan FPI

Foto: Antara

Jakarta, Sayangi.com – Meski kontroversi aksi Front Pembela Islam (FPI) perlahan hilang dari perbincangan publik, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj menyarankan agar masyarakat terus mengingatkan pemerintah untuk mengambil tindakan tegas terhadap ormas tersebut.

Ia menyatakan sepakat sekali apabila ormas seperti Front Pembela Islam (FPI) dibubarkan oleh pemerintah.  Apalagi, Undang-undang kemasyarakatan sudah disahkan beberapa waktu yang lalu. “Sepakat banget kalau FPI dibubarkan,” kata Said kepada Sayangi.com di kantor PBNU, Jakarta, Rabu (31/7).

Menurut Said UU Ormas dibuat dan disahkan memang bertujuan untuk mengatur dan menertibkan masyarakat satu sama lain untuk bisa saling menghargai, menghormati, dan menolong sehingga ormas yang ada bisa memperkuat bangunan negeri ini.

“UU ormas itu dibikin untuk mengatur, menertibkan bagaimana masyarakat itu berormas agar lebih memperkuat bangsa ini, bukan malah mengacaukan,” katanya.

Lebih lanjut Said menambahkan bahwa adanya ormas di Indonesia seharusnya bisa memperkuat civil society (masyarakat sipil) sehingga kolompok masyarakat dapat memperkuat bangunan bangsa. Tapi, kata dia, jika ada ormas yang bikin kacau dan mengganggu ketenangan orang lain maka ormas itu akan menjadi ancaman bagi persatuan dan kesatuan.

Saat ditanya kenapa pemerintah tak kunjung membubarkan ormas yang dipimpin Habib Rizieq tersebut, Said menegaskan jika dirinya akan terus berbicara dan tetap meminta pemerintah untuk membubarkannya.

“Ya kita harus ngomong terus. Kita minta pemerintah mempertegas ormas-ormas yang menyebarkan rasa takut dan meresahkan masyarakat,” pungkas Said. (HST)