Menperin: Pertumbuhan Industri Ungguli Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Foto: Ant

Jakarta, Sayangi.com – Menteri Perindustrian (Menperin) MS. Hidayat menyatakan, perkembangan industri nasional saat ini telah tumbuh di atas pertumbuhan ekonomi nasional. Sementara pertumbuhan industri pengolahan non-migas pada triwulan I 2013 tumbuh sebesar 6,69 persen, lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi sebesar 6,02 persen.

“Industri logam dasar besi dan baja merupakan industri yang mengalami pertumbuhan tertinggi, kemudian diikuti industri pupuk, kimia, dan barang dari karet, serta industri-industri alat angkut, mesin serta peralatan,” papar Menperin dalam sambutan Rapat bersama Kamar Daging Industri Nasional (KADIN) bertajuk “Peningkatan Investasi Sektor Industri dalam Rangka Penyebaran dan Pengembangan Kawasan Industri di Luar Pulau Jawa”, di Menara Kadin, Jakarta, Rabu (31/7/2013).

Dijelaskan Hidayat, pertumbuhan industri pengolahan non-Migas yang tinggi tersebut selain ditopang tingginya investasi di sektor industri, juga tingginya konsumsi dalam negeri. Hal tersebut memberikan optimisme bahwa di tengah melemahnya pasar ekspor di negara-negara mitra utama, perekonomian masih tetap tumbuh dengan industri sebagai salah satu penggeraknya.

Terkait ketidakpastian ekonomi global jelas dia, pekerjaan besar Indonesia adalah melaksanakan pembangunan industri nasional dengan sasaran utama antara lain: Pertumbuhan industri pengolahan non-migas, investasi penanaman modal asing (PMA) sebesar 12 Miliar US dolar dan investasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp42 Triliun.

Untuk mencapai sasaran pembangunan industri tahun 2013 sebagai bagian dari pembangunan nasional jangka panjang menurutnya, diperlukan upaya percepatan pertumbuhan industri melalu ‘Akselerasi Industrialisasi 2012-2014’.

“Percepatan ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan sektor industri sebagai katalis utama dalam meningkatkan pertumbuhan nasional,” tandas Hidayat. (MI)