Rumusan UU Energi Nasional Sudah Diserahkan Ke DPR

Ilustrasi: Agrion.org

Jakarta, Sayangi.com – Dewan Energi Nasional mengaku sudah selesai merumuskan kebijakan undang-undang energi nasional. Rumusan yang sudah ditandangani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu sedianya akan dibahas bersama dengan DPR antara Agustus atau September 2013 mendatang.

“Kami Dewan Energi Nasional bertugas merancang dan merumuskan kebijakan energi nasional yang diserahkan ke DPR. Dan itu sudah kita selesaikan. Tanggal 31 Mei sudah ditandatangani oleh Presiden dan diserahkan ke DPR dan bersama-sama dengan DPR, akhir Agustus atau September sudah kita bahas,” kata Anggota Dewan Energi Nasional, Agusman Effendy di Jakarta, Rabu (31/7).

Menurut Agusman, rumusan tentang undang-undang sebagai kebijakan nasional energi itu dibikin bukan dalam waktu jangka pendek. Hal itu semuanya tercantum dalam undang-undang No.30 Tahun 2007. Pada 1999-2004, undang-undang tentang energi juga sudah dirancang.

“Pada tahun 1998-1999 listrik kita juga habis-habisan. Kita melihat harus ada semacam UU. UU tentang Migas, UU No 22 tahun 2002. Kita semua sudah buat. UU Air, UU Migas. Karena sudah kita buat dan kita harus merangkum dalam satu UU. Yang kita rangkum menjadi UU Energi,” cetusnya.

Agusman menegaskan bahwa UU tentang Energi mengamanatkan Dewan Energi Nasional membuat kebijakan dan akan diputuskan dalam waktu singkat ini. Dewan Energi Nasional juga harus menetapkan rencana umum.

“Itulah tugas dari Dewan Energi Nasional yang telah dibentuk berdasarkan UU NO. 30 2007,” tegasnya. (HST)