Mahfud MD : Visi Tidak Penting, Yang Penting Track Record

Foto : Emil Sayangi.com

Jakarta, Sayangi.com – Mahfud melihat banyak hal aneh di Republik ini. Ada pejabat yang dipenjara, tapi masih menjabat. Bahkan ada pula yang dilantik di penjara.

Hal itu diungkap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD dalam diskusi reboan Grup Diskusi Nasional Kosgoro (GDN) bertajuk “Berbincang apa adanya, Indonesia kini dan ke depan” bersama Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD di Wisma Mas Islam, Jl. Teuku Cikditiro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (31/7).

Hadir dalam acara itu, antara lain Ketua Umum Pemuda Bhudis Lieus Sungkharisma, mantan Ketua Umum PPK KOSGORO Triyanto, Wakil Ketua Umum PPK KOSGORO AM. Abdullah, Ketua Umum Group Diskusi Nasional PPK KOSGORO Uncu M. Natsir alias Bang Uncu yang juga bertindak sebagai moderator, Ketua Umum Perhimpunan Gerakan Keadilan Burzah Zainubi, dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Padahal, terang Mahfud, Indonesia akan lebih baik kalau yang terpilih adalah sosok baik dan memiliki track record (rekam jejak) yang nyata.

“Tapi nyatanya banyak juga yang malah terpilih sosok yang hanya manis di janji atau di permukaan saja, tidak banyak yang dilakukan atau malah memperparah keadaan atau memperkaya diri. Jika dalam hal itu, maka justru tidak baik. Terutama bila uang miliaran yang dikeluarkan pada masa kampanye mau balik ke kantong pribadi. Yang seperti itu memang niatnya tidak untuk mengabdi ke masyarakat,” papar Mahfud.

Oleh karenanya Mahfud mengatakan, visi para calon pejabat negara itu tidak ada yang benar. Visi itu hanya karangan saja. “Makanya, janganlah percaya dengan visi-visi yang diucapkan oleh para calon, karena itu bohong,” tandas Mahfud.

Tapi yang lebih penting bagi Mahfud adalah rekam jejaknya. “Dia pernah tersandung kasus korupsi nggak, kinerjanya bagus nggak sebelum mencalonkan? Apa ada yang tahu visi Jokowi, tidak ada, karena itu tidak penting. Visi negara itu sudah ada,” jelas Mahfud. (MARD)