Buntut Keputusan DKPP, KPU Pusat Tetapkan 3 Keputusan Secara Cepat

Jakarta, Sayangi.com – Buntut Keputusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang mengabulkan tuntutan Khofifah-Herman untuk menjadi peserta Pilkada Jatim 2013, memberhentikan 3 anggota KPU Jawa Timur, dan memerintahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk melakukan peninjauan kembali atas putusan KPU Jatim, secara cepat dan tepat, maka malam hingga dini hari KPU menggelar Sidang Pleno dengan menghasilkan 3 Keputusan.

Keputusan pertama, penetapan pasangan  Khofifah-Herman yang disahkan melalui Surat Keterangan (SK) Nomor 41, sementara penetapan Nomor urut pasangan tersebut dituangkan dalam SK Nomor 42 untuk tahun 2013. Pasangan Khofifah mendapat no urut 4 untuk mengikuti Pilgub Jatim akan datang.

DKPP mengabulkan gugatan Khofifah-Herman yang digugurkan oleh KPU Jatim sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur karena persentase dukungan dari partai politik dianggap kurang dari 15 persen.

Berikut, KPU Pusat menguatkan Keputusan KPU Jatim tentang tahapan dan jadwal pemilukada Jatim.

“Jadwal dan tahapan tidak berubah, sementara otentifikasi surat suara dilakukan pada Jumat (2/8)”, kata Ketua Komisi Pemilihan Umum RI Husni Kamil Manik.

Selain itu, KPU akan melakukan supervisi pada KPU jatim.

“KPU akan segera melakukan supervisi, sementara jabatan tiga orang anggota KPU Provinsi Jatim yang diberhentikan sementara oleh DKPP,” kata Ketua KPU Pusat, Husni Kamil Manik.

Pengambilalihan kewenangan KPU Provinsi Jawa Timur oleh KPU Pusat itu dijalankan sesuai dengan perintah putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang bersifat final dan mengikat.

Keputusan ketiga tentang tahapan dan jadwal pemilukada Jatim yang tidak berubah sebagaimana yang telah diatur oleh KPU Jatim.

“Jadwal dan tahapan tidak berubah, sementara otentifikasi surat suara dilakukan Jumat (2/8). Kami tadi rapat pleno tentang penetapan Khofifah-Herman sebagai calon (gubernur dan wakil gubernur) dan nomor urut,” kata Husni.

Telah diketahui, Tiga dari lima anggota KPU Jatim diberhentikan sementara oleh DKPP karena melanggar kode etik. Mereka adalah Agung Nugroho, Nadjib Hamid, dan Agus Mahfud Fauzi.

Sementara, dalam kesempatan itu, Khofifah  yakin dengan pengabulan tuntutannya di DKPP dapat membawa kemenangan dalam Pilgub Jatim yang akan digelar pada 29 Agustus mendatang.

“Kepada seluruh pendukung Berkah (Bersama Khofifah-Herman), saya sampaikan bahwa ikhtiar kita sampai pada titik yang diharapkan, maka saya harap semua pihak melihat ini sebagai bagian dari penguatan konsolidasi kami,” ujar Khofifah usai persidangan. (VAL/ANT)

Berita Terkait

BAGIKAN