Suhu Udara Shanghai 41 Derajat Celcius, 10 Orang Tewas

Foto: gulfnews.com

Shanghai, Sayangi.com – Lebih dari 10 orang tewas di Shanghai, China kini tengah berjuang untuk mengatasi suhu tertinggi dalam setidaknya 140 tahun. Sebagian besar negara China saat ini dalam cengkeraman gelombang panas musim panas, dan Asosiasi Meteorologi Cina mengeluarkan peringatan suhu tinggi untuk beberapa provinsi timur dan tengah, mengatakan suhu bisa mencapai 106 F (41 C) pada hari Rabu (31/7).

Long Guangming, juru bicara di Kota Shanghai Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, mengatakan ada setidaknya 10 korban yang tewas akibat cuaca panas yang melanda hingga Jumat lalu di kota Shanghai. Dia menolak untuk memberikan berapa suhu udara yang lebih tepat atau lebih baru. Namun, ia hanya memastikan bahwa cuaca panas terus meningkat.

Para ahli menyalahkan sistem tekanan tinggi subtropis dan kurangnya hujan selama gelombang panas memecahkan rekor, menurut media negara. Orang-orang berusaha untuk melindungi diri mereka dari cuaca panas yang luar biasa di tengah aktivitas mereka. Ada yang berlindung dari panas di toko-toko ber-AC atau kereta bawah tanah, dan mencoba untuk mendinginkan diri di kolam renang dan sungai.

Beberapa stasiun TV di Shanghai bahkan mencoba mengukur suhu di China dengan meletakkan sepotong daging babi di atas lempengan batu. Dan hasilnya mengejutkan. Dalam 10 menit, daging itu matang sempurna.

Kamis ini adalah hari kesepuluh diama suhu naik hingga 39 C di Shanghai menurut kantor berita resmi Xinhua, mengutip biro cuaca lokal.
Suhu mencapai 40.6 C Jumat lalu, melampaui tertinggi sebelumnya 40.2 C pada tahun 1934 dan tertinggi sejak pencatatan dimulai pada 1873, kata Xinhua sebelumnya. (FIT/the telegraph)