Eksekusi Terpidana Mati Freddy Budiman Tertunda Banding

Foto: telepgraph.co.uk

Jakarta, Sayangi.com – Kejaksaan Agung masih plin-plan soal eksekusi terpidana mati kasus narkoba, Freddy Budiman. Alasannya, vonis mati yang dijatuhkan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat pada Senin 15 Juli 2013 lalu belum berkekuatan hukum tetap. Kubu Freddy mengajukan banding.

“Kemarin 23 Juli 2013 mengajukan banding,” jelas Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Setia Untung Arimuladi di Kejagung, Jakarta, Kamis (1/8/). Untung juga menerangkan, Freddy masih memiliki berbagai upaya hukum, mulai dari banding, kasasi, Peninjauan Kembali (PK), hingga Grasi. Sehingga untuk mengeksekusi mati Freddy, Kejagung harus memastikan segala upaya hukum yang menjadi haknya terpenuhi.

Sebelumnya, Freddy divonis mati karena menjadi bandar jaringan internasional yang mengatur peredaran 1.4 juta butir ekstasi yang diselundupkan ke dalam sejumlah akuarium di dalam truk kontainer. Dia juga mengatur peredaran narkoba tersebut dari dalam Lapas Cipinang, pada Mei 2012 lalu. (MSR)