Neymar Wujud Impian Masa Kecilnya di Barcelona

Foto: edition.cnn.com

Barcelona, Sayangi.com – Rekrutan baru Barcelona Neymar mengatakan dirinya mewujudkan mimpi masa kecilnya setelah melakukan kepindahan dari Santos pada akhir Mei dan bergabung dengan pemain idolanya Lionel Messi.

Penyerang Brazil berusia 21 tahun itu melakukan debutnya di Barca sebagai pemain pengganti saat timnya bermain imbang 2-2 saat melawan klub Polandia Lechia Gdansk pada Selasa, dan berpeluang melakukan penampilan perdananya di Nou Camp ketika sang juara Liga Spanyol bermain melawan Santos pada Jumat untuk turnamen Trofi Joan Gamper.

“Ketika saya berlatih ini terasa seperti mimpi,” kata Neymar yang tampil bagus saat memperkuat negaranya saat menjuarai Piala Konfederasi pada Juni, pada konferensi pers pasca latihan pada Kamis.

“Impian yang saya miliki ketika saya masih anak-anak dan sekarang menjadi nyata,” tambahnya. “Saya memutar kepala dan terdapat Messi. Atau Xavi, (Andres) Iniesta, atau (Carles) Puyol. Saya merasa lengkap, ini seperti mimpi. Saya benar-benar bahagia.” Neymar kelihatannya akan mengisi posisi di sisi kiri di bawah pelatih baru Gerardo Martino, di mana pemain terbaik dunia asal Argentina Messi bermain lebih ke tengah, dan para pendukung Barca tidak sabar untuk melihat penampilan pasangan ini.

Neymar berkata dirinya tidak melihat ada alasan untuk mengganti cara bermainnya dan ia sangat cocok bermain dengan Messi.

“Saya hanya harus melakukan pekerjaan saya dan memenuhi mimpi ini,” ucapnya.

“Ia hebat, Messi. Ia selalu gembira, ia adalah pria hebat. kami berbicara setiap hari.” “Jangan khawatir, saya yakin tidak akan ada masalah sama sekali. Ia adalah idola saya. Bagi saya, ia adalah yang terbaik. Saya sangat menghormatinya dan saya berharap mampu membantunya.” Neymar sangat berambisi untuk dapat sukses di Eropa dan berkata bahwa Barca akan bertekad mengulangi pencapaian “treble” bersejarah mereka, seperti saat mereka menjuarai Liga Champions, Liga Spanyol, dan Piala Raja pada 2009.

“Selalu terdapat tekanan, dan khususnya di klub seperti Barcelona,” ucapnya kepada para pewarta.

“Namun saya tidak khawatir. Kami perlu tetap tenang saat memainkan sepak bola seperti ketika berlatih, sebab kami selalu berada di bawah tekanan. Itu merupakan bagian dari sepak bola.” Barca memulai tugas mereka mempertahankan gelar Liga Spanyol mereka, ketika mereka akan mengejar gelar kelima dalam enam musim, saat menjamu Levante kurang dari tiga pekan lagi. (RH/ANT)