Tahun Lalu Arus Mudik di Jakarta Menewaskan 29 Orang

Foto : Sayangi.com Deni Sudastika

Jakarta, sayangi.com – Sebagai wujud kepedulian atas pentingnya budaya lalu lintas yang sehat dan aman, perusahaan asuransi Sequislife menggelar diskusi interaktif bertajuk “Mudik Sehat dan aman, Pilihan Keluarga Cerdas”, di R’Cade Resto Graha CIMB Niaga, Jl. Jend. Sudirman Kav 58 Jakarta, Kamis (1/8).

Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Sambodo Purnomo, mengungkapkan kegiatan perjalanan panjang seperti mudik memiliki dua aspek penting, yaitu keamanan dan kesehatan. Namun ironisnya, grafik angka kecelakaan justru meningkat di tiap tahunnya.

“Jumlah kecelakaan pada arus mudik tahun lalu dari H-7 hingga H+7 untuk wilayah hukum kami sebanyak 244 kejadian dengan korban meninggal dunia 29 orang, luka berat 86 orang, luka ringan 232 orang. Kerugian materi tercatat mencapai 955 juta rupiah,” jelas Sambodo.

Oleh karenanya Sambodo menghimbau, sebelum mudik perlu mengecek kendaraan, gunakan perlengkapan standar dan patuhi rambu-rambu lalu lintas.

“Penyebab utama kecelakaan adalah faktor kelalaian manusia. Kecelakaan tahun lalu melibatkan 399 kendaraan dengan 159 mobil dan 240 motor,” ungkapnya lagi.

Menurutnya, pemudik sepeda motor menjadi masalah dari tahun ke tahun, terutama mereka yang membawa anggota keluarganya.

“Ada seorang anak yang selama perjalanan mudik menggunakan sepeda ditutupi selimut agar terlindung dari sengatan matahari dan polusi udara. Namun setiba di kampung halaman, anak itu meninggal,” ujar Sambodo berkisah.

Sementara itu, kesehatan stamina dan kebugaran tubuh diperlukan karena tak jarang faktor kelelahan dapat berujung pada mengantuk bahkan terjadi kecelakaan.

Menurut Head of Underwriting PT A.J. Sequislife dr. Norikas Horas, ada tiga hal penting yang perlu diperhatikan sebelum melakukan perjalanan panjang atau mudik, yaitu aman, nyaman (sehat) dan terlindungi.

“Dengan tingginya tingkat kecelakaan kita tidak bisa memprediksi apa yang akan terjadi. Yang bisa kita lakukan adalah waspada dan mempersiapkan diri jika terjadi musibah misalnya dengan memiliki produk asuransi khusus kecelakaan. Dengan premi yang relatif terjangkau, santunan asuransi dapat memperingan bebab finansial dan beban mental korban dan keluarga,” paparnya.

Dalam diskusi itu juga dikenalkan Lina Bong sebagai President Director PT. A.J. Sequis Financial yang baru. Sequis Financial merupakan anak perusahaan Sequislife yang berkonsentrasi pada Alternatif Distribution Channel. (MARD)