Faisal Basri Dukung Pencapresan Jokowi di 2014

Foto : Antara

Jakarta, Sayangi.com – Persaingan di Pilgub DKI 2012 lalu tidak membuat Ekonom Senior Faisal Basri menutup mata dan hatinya.

Cagub DKI Jakarta yang maju sebagai calon independen itu ternyata mengamati kiprah Jokowi sejak Walikota Solo itu menduduki jabatan Gubernur DKI Jakarta.

“Dia figur yang cocok untuk memperbaiki situasi sosial di Indonesia. Harus kita jaga,” ucap dosen di sejumlah Perguruan Tinggi di Jakarta di sela-sela acara Focus Group Discussion bertajuk “Pajak Sebagai Modal Pembangunan” yang diselenggarakan Perhimpunan Jurnalis Indonesia (PJI) DKI Jakarta, Kamis (1/8).

Bagi Faisal, Pencalonan Jokowi sebagai Presiden RI terbuka lebar di 2014 ini. “Tahun 2014 lah momentumnya. Kalau lewat dari tahun itu situasinya mungkin akan lebih berat,” beber Faisal.

Faisal juga mendengar, sekarang ini ada pihak-pihak yang ketakutan dan berusaha menghancurkan citra Jokowi. Dan orang-orang itu, tandas Faisal, orang yang tadinya menaikkan Jokowi. Siapa orang-orang itu? Faisal enggan menjawabnya.

Tapi yang jelas, imbuh Faisal, elektabilitas Jokowi sekarang ini sudah melampaui para Capres yang sebelumnya sudah mendeklarasikan diri sebagai calon Presiden.

Dan kalau memang Jokowi benar-benar menjadi Presiden, Faisal Basri optimis, juragan mebel asal tepian Bengawan Solo itu bisa memperbaiki keadaan ke arah yang lebih baik.

Ekonom kelahiran Bandung bermarga Batubara itu pun kagum dengan gaya komunikasinya yang langsung ke masyarakat.

Bahkan Faisal berani menjamin, Jokowi akan lebih sukses bila menjadi Presiden. “Dia bisa lebih leluasa memilih pembantu-pembantunya, lain dengan sekarang, sebagai Gubernur dia tidak bisa memilih pembantu-pembantunya, sebab harus dari lingkungan PNS yang sudah diatur jenjang kepangkatannya,” terang Faisal.

Dengan alasan Jokowi memiliki modal sosial dan gaya komunikasi yang bagus, Faisal pun mendukung Jokowi maju dalam pemilihan Presiden 2014. “Dalam politik, momentum itu penting. Dan momentum Jokowi ya di 2014 nanti,” pungkas Faisal. (MARD)