Pesan SBY Untuk Pemudik di Kapal Perang

Foto: Antara

Jakarta, Sayangi.com – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membagi rahasia mengatasi mual dan mabuk laut kepada para pemudik kendaraan bermotor yang menggunakan KRI Banda Aceh di Tanjung Priok, Jakarta, Minggu (4/8).

“Kalau ombaknya goyang-goyang, pusing sedikit, keluar dari kamar, cari udara segar, biasanya sehat kembali. Keluar dari kamar itu resep yang paling bagus,” kata SBY kepada pemudik di dak kapal perang TNI AL tersebut.

Presiden dalam kesempatan itu juga menganjurkan agar para pemudik di kapal beristirahat yang cukup dan tidak begadang, mengingat mereka harus melanjutkan perjalanan setelah tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, tempat KRI Banda Aceh berlabuh. Perjalanan KRI Banda Aceh dari Tanjung Priok, Jakarta, ke Tanjung Emas Semarang memakan waktu sekitar 20 jam.

“Jangan begadang, kalau istirahat-istirahat, kalau nonton film, nonton film, selebihnya istirahat, jangan mengantuk waktu mengendarai, kalau mengantuk berhenti,” nasehat Presiden.

Sementara itu, Kapal Perang KRI Banda Aceh mengangkut para pemudik kendaraan bermotor secara gratis dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, menuju Tanjung Emas, Semarang. KRI Banda Aceh melayani para pemudik kendaraan bermotor yang akan mudik ke arah Jawa Tengah atau Jawa Timur dengan kapasitas mengangkut 2.000 penumpang dan 1.000 kendaraan bermotor.

Kapal KRI Banda Aceh akan mengangkut arus mudik selama dua kali, selain pada 4 Agustus juga pada 6 Agustus 2013. Sedangkan arus balik dipersiapkan pada 13 Agustus 2013. (MSR/ANT)