Azarenka Bertemu Stosur di Final Carlsbad Open

Foto: mercuryinsuranceopen.com

Carlsbad, Sayangi.com – Unggulan teratas Victoria Azarenka berkonsentrasi penuh mengalahkan Ana Ivanovic 6-0, 4-6, 6-3 untuk mencapai final Carlsbad Terbuka pada Sabtu (Minggu WIB), dan akan menghadapi Samantha Stosur di final.

Memainkan turnamen pertamanya sejak dilanda cedera lutut dan pinggang pada Wimbledon, petenis Belarus ini sempat kalah pada set kedua dari juara Prancis Terbuka 2008 itu, sebelum memastikan kemenangannya.

Petenis Australia Samantha Stosur akan menghadapi Azarenka di final Minggu setelah unggulan kelima itu memaksimalkan pukulan serve dan forehandnya untuk menaklukkan petenis wild card asal Prancis Virginie Razzano 7-6, 6-3 pada semifinal kedua.

“Itu adalah sesuatu yang Anda harapkan dari Ana, ia memiliki pukulan yang sangat keras dan suka menghantam bola,” kata Azarenka kepada para pewarta mengenai lawannya di semifinal yang berasal dari Serbia itu.

“Bagi saya, kuncinya adalah tidak membiarkan ia melepaskan pukulan-pukulan itu dan menjadi pihak yang menekan. Saya merasa lebih konsisten.” Petenis peringkat ketiga dunia Azarenka memenangi set pertama, mematahkan serve unggulan ketujuh Azarenka sebanyak tiga kali, namun bermain lebih buruk pada set kedua, di mana servenya dipatahkan untuk membuat kedudukan menjadi “love” dan membuat dirinya harus takluk pada tiga pukulan forehand.

Azarenka berhasil kembali tampil baik pada set ketiga, mematahkan serve Ivanovic melalui pukulan forehand menyilang dan tidak pernah membiarkan petenis Serbia itu mematahkan servenya.

Berkat kemenangannya, juara dua kali Australia Terbuka ini dipastikan menggeser petenis Rusia Maria Sharapova yang berada di peringkat kedua dunia, saat daftar peringkat dunia diumumkan pada Senin. Serena Williams akan tetap menghuni peringkat pertama.

Awal yang lambat Azarenka memenangi 28 pertandingan berturut-turut di lapangan permukaan keras di luar ruangan sejak kekalahannya di final AS Terbuka 2012, meski ia mengundurkan diri dari tiga turnamen sepanjang periode itu karena lilitan cedera.

“Realitasnya adalah kami memiliki banyak kemenangan di turnamen (permukaan) lapangan keras, namun itu adalah statistik yang hebat,” kata Azarenka.

Pada pertandingan berikutnya, Azarenka mampu membalikkan defisit 0-4 pada set pertama dengan menaklukkan lawannya yang ambisius itu untuk mencapai final WTA pertama dalam sembilan bulan.

Setelah pulih dari awal yang lambat, Stosur mendikte sebagian besar permainan, menang 7-2 melalui pukulan serve keras yang masih dapat dijangkau Razzano.

Petenis Australia itu mematahkan serve Razzano pada awal set kedua dan mengunci kemenangan ketika petenis Prancis itu, yang memerlukan waktu tiga setengah jam saat mengalahkan unggulan ketiga Petra Kevitova di perempat final, melepaskan pukulan backhand yang terlalu keras.

“Saya tidak merasa saya bermain buruk pada awal pertandingan ketika tertinggal 0-4, namun ia memukul banyak pukulan yang berbuah angka dan membuat saya bergerak lebih banyak,” kata Stosur.

“Maka saya berpikir saya harus melakukan sesuatu untuk mengubah hal ini dan menjadi lebih agresif di depan pada awal reli-reli, lebih dahulu mendikte (permainan), dan membuat perbedaan.” Azarenka akan menjadi kandidat juara menjelang final Minggu, di mana sang unggulan teratas memiliki rekor 8-0 atas Stosur dari pertemuan-pertemuan sebelumnya. (RH/ANT)