Pique: Fabregas Akan Bertahan di Camp Nou

Foto: Antara

Bangkok, Sayangi.com – Cesc Fabregas akan menahan diri dari godaan Manchester United dan bertahan di klub “impiannya” Barcelona, kata rekan setim sekaligus teman dekatnya Gerard Pique, Senin.

Juara liga Utama Inggris itu sejauh ini telah menyodorkan dua tawaran pembelian yang gagal terhadap Fabregas, yang kelihatannya menjadi target utama mereka sepanjang musim panas ketika pelatih baru David Moyes berniat menyuntikkan pemain kreatif di lini tengah.

Namun Pique, yang merupakan rekan dekat maestro lini tengah itu sejak keduanya masih tergabung di akademi La Masia, mengatakan Fabregas ingin bertahan di Katalan dan berjuang untuk mendapat tempat di tim inti klub yang ia tinggalkan sebagai pemain 16 tahun itu.

“Ia ingin bertahan di Barcelona karena ini selalu menjadi impiannya (untuk bermain bagi Barca),” kata Pique.

“Saya yakin ia akan bertahan. Ia merupakan pemain bagus, ia akan selalu mendapat penawaran karena talentanya, namun ia merasa tenang saat ini,” kata bek bertubuh tinggi berusia 26 tahun kepada para pewarta di Thailand ketika timnya mengawali tur Asia.

Komentar-komentarnya senada dengan pernyataan direktur olahraga Andoni Zubisareta, yang berkata kepada media Spanyol pada Senin bahwa Manchester United telah menangguhkan ketertarikan mereka kepada sang pengatur permainan itu.

Fabregas, yang mendapat kalungan bunga ketika ia tiba di Bangkok bersama rekan-rekan setimnya, gagal mendapat tempat utama di lini tengah Barca yang bertabur bintang. Rekan setim internasionalnya Xavi, Andres Iniesta, dan Sergio Busquets, lebih diunggulkan, khususnya pada pertandingan-pertandingan besar.

Namun Barca bersikeras untuk tidak menjual Fabregas, khususnya setelah mereka kehilangan Thiago Alcantara yang pindah ke Bayern Munich.

Barca merekrut kembali Fabregas dari Arsenal dengan pandangan jangka panjang untuk membuat ia menggantikan Xavi yang sudah berusia 33 tahun, yang diperkirakan akan lebih sedikit dimainkan pada musim depan.

Namun Iniesta mengatakan kompetisi untuk memperebutkan tempat di juara Spanyol ini bukanlah sesuatu menakutkan bagi para pemain.

“Ini mengenai penampilan keseluruhan tim, kami harus melihat gambar secara keseluruhan,” ucapnya kepada para pewarta pada konferensi pers beberapa jam setelah Barca tiba di Bangkok.

Barcelona kembali ke Asia tiga tahun setelah mereka terakhir kali melakukan tur ke benua “gila bola” ini – kandang bagi basis penggemar yang sangat besar dan potensi keuntungan yang besar di mata sponsor.

Tur ini merupakan kesempatan terakhir bagi pelatih baru Gerardo Martino untuk menilai para pemainnya di pertandingan persahabatan resmi, sebelum Liga Spanyol dimulai pada 18 Agustus.

Sejauh ini, sang pelatih baru telah memuaskan para pemain Barca, menurut Pique.

“Tidak ada perubahan-perubahan besar, pelatih baru beradaptasi dengan baik kepada klub dan cara kerja klub,” ucapnya.

“Ia senang berbicara secara pribadi kepada para pemain.” Setelah menghadapi timnas Thailand pada Rabu, Barca akan pergi ke Kuala Lumpur untuk bermain melawan Malaysia XI pada 10 Agustus. (RH/ANT)