Cek Ini, Ribuan Tiket KA Dari Stasiun Jember Masih Tersedia

Foto: Panoramio

Jember, Sayangi.com – Manajer Humas PT KAI Daops IX Gatut Sutiyatmoko mengatakan bahwa ribuan tiket kereta api di Daerah Operasi IX (Pasuruan-Jember-Banyuwangi) belum terjual. Selama arus mudik dan balik Lebaran, 1-15 Agustus 2013, KA eksekutif Mutiara Timur Siang dan KA Mutiara Timur Malam hanya penuh pada tanggal 7-10 Agustus 2013.

Ia menjelaskan bahwa KA eksekutif dan bisnis hanya menyisakan puluhan tiket pada setiap harinya, sedangkan KA ekonomi menyisakan ratusan tiket pada setiap harinya. Kemudian, KA Sri Tanjung, lanjut dia, justru penuh pada tanggal 7-12 Agustus, lalu KA Tawangalun sudah penuh pada tanggal 7-10 Agustus.

“Hanya KA Logawa yang masih menyisakan kursi kosong dalam setiap harinya hingga ratusan tiket yang belum terjual,” kata Gatut di Jember, Selasa (6/8).

Ia menjelaskan bahwa data hingga 4 Agustus lalu tercatat KA Mutiara Timur Malam (MTM) pada kelas eksekutif masih menyisakan 23 tiket pada tanggal 11 Agustus, lalu 79 tiket (12/8), 68 tiket (13/8), 29 tiket (14/8), dan 52 tiket (15/8).

“Untuk MTM kelas bisnis menyisakan 21 tiket pada tanggal 11 Agustus, 26 (12/8), 36 (13/8), 33 (14/8), dan 54 (15/8). Jadi, total tiket yang belum terjual untuk KA Mutiara Malam pada kelas eksekutif dan bisnis masih 500-an tiket lebih. Namun, setiap harinya 30–70 tiket,” katanya.

Hal yang sama juga terjadi pada KA Mutiara Timur Siang (MTS) pada kelas eksekutif masih menyisakan 40 tiket pada tanggal 10 Agustus, lalu 23 tiket (11/8), 49 (12/8), 73 (13/8), 66 (14/8), dan 106 (15/8).

“Untuk MTS kelas bisnis menyisakan 28 tiket pada tanggal 10 Agustus, 18 (11/8), 20 (12/8), 53 (13/8), 67 (14/8), dan 82 (15/8). Jadi, total tiket yang belum terjual untuk KA Mutiara Malam pada kelas eksekutif dan bisnis masih 600-an tiket kebih. Namun, setiap harinya 20–70 tiket,” katanya.

Lain halnya dengan KA Sri Tanjung yang menyisakan tiga hari untuk tiket yang belum terjual, yakni 162 tiket pada tanggal 13 Agustus, lalu 46 tiket pada tanggal 14 Agustus dan 267 tiket pada tanggal 15 Agustus. “Pada tanggal 7–12 Agustus tidak ada sisa sama sekali,” katanya.

Sementara itu, KA Tawangalun hanya pada tanggal 9–10 Agustus yang penuh, sedangkan pada tanggal 11 Agustus masih menyisakan 127 tiket, 174 (12/8), 266 (13/8), 293 (14/8), dan 328 (15/8). “Untuk KA Logawa masih ada 200–600 tiket belum terjual dalam setiap harinya hingga 15 Agustus,” katanya.

Namun, pihaknya siap melayani pemudik dengan mengerahkan 68 gerbong untuk kelas ekonomi, bisnis, dan eksekutif, termasuk di dalamnya gerbong cadangan gerbong khusus komersial yang ber-AC untuk kelas ekonomi-bisnis dan ekonomi jarak jauh ke Malang dan Jateng.

“Jadi, kereta Sapu Jagat (kereta tambahan) tidak ada, sedangkan penilik perlintasan ekstra dan karyawan PT KAI Daops IX harus menunda hak cuti hingga tugas pengamanan arus mudik dan arus balik itu selesai pada tanggal 17 Agustus mendatang,” katanya. (HST/ANT)