PLTN Fukushima Bocor, Air Radioaktifnya Cemari Samudera Pasifik

Foto: smh.com.au

Fukushima, Sayangi.com – Pejabat Otoritas Manajemen Nuklir Jepang, Shinji Kinjo mengumumkan, saat ini pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Fukushima dalam kondisi darurat, lantaran terjadinya kebocoran air radioaktif.

Shinji Kinjo menjelaskan, air tanah yang telah terkontaminasi itu meluap melebihi bendungan yang sengaja dibuat untuk menampung air tersebut. Akibatnya, air radioaktif itu mengotori Samudera Pasifik. Menurut Kinjo, kebocoran tersebut menyebabkan aliran air radioaktif melebihi batas yang ditentukan.

Tindakan yang kini dilakukan operator PLTN, Tokyo Electric Power Co (TEPCO), hanyalah bersifat sementara. “Situasinya benar-benar darurat,” ucap Kinjo.

TEPCO telah berusaha menampung ribuan ton air tanah agar tidak memasuki pembangkit tenaga nuklir dan terkontaminasi. Namun perusahaan itu dikritik karena tidak berterus terang kepada publik bahwa air radioaktif telah mengotori Samudera Pasifik.

Beberapa minggu setelah gempa dan tsunami tahun 2011, pemerintah Jepang mengizinkan TEPCO membuang puluhan ribu ton air tercemar ke Pasifik sebagai tindakan darurat. Namun tindakan itu mengundang kritik negara-negara tetangga maupun para nelayan. Sejak saat itu, TEPCO berjanji tidak akan membuang air tercemar radiasi tanpa  persetujuan pemerintah lokal. (MSR/ABC)