Ada Narkoba “Made-in” Lapas Cipinang

Foto: Sayangi.com/Okky

Jakarta, Sayangi.com — Sejumlah sisa pembuatan narkoba jenis sabu (sidak) ditemukan di Lapas Narkotika Cipinang, Jakarta TImur, Selasa (6/8) malam. Penemuan ini terjadi ketika Inspeksi Mendadak (Sidak) yang dilakukan oleh Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum dan HAM) bekerja sama dengan Direktorat IV Tindak Pidana Narkoba Mabes Polri.   

Sidak ini merupakan tindak lanjut pengembangan tiga kasus narkoba sebelumnya. Setelah ditelusuri, narkoba tersebut berasal dari Lapas Narkotika Cipinang.

Menurut Direktur Tindak Pidana Narkoba Mabes Polri Brigadir Jenderal (Pol) Arman Depari Arman, sabu yang disita ini dari Cipinang.

“Memang ditemukan barang-barang yang sementara ini kita duga adalah sisa bahan-bahan pembuatan dari narkoba jenis sabu, kata  Arman saat memberikan keterangan di dalam Lapas Narkotika Cipinang, Selasa (6/7) malam.

Dikatakan olehnya, barang bukti tersebut masih akan diperiksa lebih dalam, agar dapat diketahui jenis dari serbuk apa yang ada dalam beberapa plastik tersebut. Sementara yang sudah diketahui adalah serbuk red fosfor bahan pembuat sabu dan bekas cairan yang diduga sebagai residu sisa dari produksi sabu. Selain itu, terdapat mesin cetak ekstasi yang juga ditemukan pihaknya.

“Namun, perlu kita konfirmasikan dulu, kita tunggu Puslabfor Mabes Polri yang akan melakukan pemeriksaan. Apakah betul ini sisa pembuatan narkoba,” ujar Arman.

Pihaknya, kata Arman,  belum mengetahui jumlah bahan pembuat narkoba yang disita tersebut.

“Jumlah belum tahu, kita belum lakukan pengukuran dan penimbangan,” ujar Arman.

Selain bahan pembuat sabu, disita juga sekitar lima buah handphone, charger, headset, dan satu paket berisi ratusan sedotan minuman berwarna hitam. Ada juga belasan plastik berisi serbuk berwarna merah, kuning, satu jeriken berisi cairan putih juga diamankan dari penggerebekan tersebut. Berbagai sim card handphone dengan bermacam provider, dan buku tabungan. (VAL)