Polri Masih Rahasiakan Hasil Penyidikan ‘Pabrik Sabu’ di Lapas Cipinang

Foto: Sayangi.com/Okky Tirto

Jakarta, Sayangi.com – Direktorat IV Tindak Pidana Narkoba, Bareskrim Mabes Polri bersama Kementerian Hukum dan HAM melakukan pengerebekan di dalam Lapas Narkotika Cipinang, Jakarta Timur. Hasilnya ditemukan berbagai barang yang diduga kuat untuk memproduksi narkoba di dalam Lapas tersebut.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Mabes Polri Kombes Pol Agus Rianto membenarkan Polri dan Kemenkumham melakukan pengerebekan di lapas Narkotika Cipinang. Operasi itu berawal dari kegiatan yang dilakukan di tiga lapas di wilayah Surabaya, Jakarta, dan Tangerang.

“Dari semua ini memang ada beberapa tersangka yang kita tangkap berikut barang bukti,” kata Kabagpenum Kombes Agus Rianto, di Mabes Polri, Rabu (7/8).

Soal barang bukti yang didapat hasil penggerebekan oleh tim unit narkoba Bareskrim bersama Menkumham Amir Syamsudin, Agus tidak mau menceritakannya. Alasannya, hasil pengerebekan itu akan disampaikan Menkumham dan Kepala BNN Komjen Anang Iskandar.

“Kegiatan itu betul dilaksanakan termasuk tadi malam Bapak Menkumham juga ikut saksikan beserta dengan Direktur IV, juga sudah sampaikan Pak Mentri (Amir Syamsuddin) langkah yang dilakukan Polri termasuk mungkin kepala BNN sampaikan juga,” ucap dia.

Saat ini tim polri sedang melakukan pendataan, setelah itu Direktur IV Mabes Polri akan menyampaikan hasil operasi di Lapas Cipinang tersebut. “(Jumlah) Masih didata betul, karena ada beberapa tempat, nanti akan sampaikan. Untuk sedetil itu saya belum dapat informasinya, biarkan teman penyidik bekerja. Nanti kita sampaikan,” ungkap dia.

Ia pun masih bungkam saat ditanya apakah ada keterlibatan pihak sipir atau petugas lapas dalam ‘pabrik sabu’ yang diolah dari balik jeruji besi tersebut. “Sedetail itu saya belum dapat infonya. Tadi sudah sampaikan berikan kesempatan penyidik dulu kumpulkan bahan karena untuk sampaikan info akurat perlu data lengkap,” tandas perwira melati tiga itu.

Seperti diberitakan, Kemkumham dan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Mabes Polri menggerebek Lapas Narkotika Cipinang, Jakarta Timur, Selasa 6 Agustus malam. Operasi pengerebekan dipimpin Menteri Hukum dan HAM, Amir Syamsuddin dan Dir IV Bareskrim Mabes Polri, Brigjen Pol Arman Depari.

Hasil pengerebekan, aparat menemukan bahan pembuat narkoba jenis shabu, yakni sekitar tujuh bungkus berisi bubuk berwarna merah, enam bungkus berisi bubuk berwarna kuning. Selain itu menemukan beberapa kaleng berisi cairan yang diduga merupakan residu atau sisa dari produksi shabu, sebuah benda yang diduga alat pencetak narkoba, satu buah jeriken berisi cairan bening, dua buah buku tabungan, lima unit handphone jenis CDMA (Code Division Multiple Access), charger dan headset handphone, serta beberapa buah simcard.

Barang bukti itu ditemukan petugas di beberapa titik yang ada di dalam area Bengkel Kegiatan Kerja para napi bernama ‘Kayna Workshop’. Namun berbagai bahan lain yang diduga digunakan memproduksi shabu masih terus dicari. (HST)