Sang ‘Jagal’ Fundamentalis Norwegia Ditolak Kuliah

Foto: hillsbiblechurch.org

Jakarta, Sayangi.com – Universitas Oslo menolak pendaftaran pembunuh massal Anders Behring Breivik untuk masuk ke program Ilmu Politik di universitas terkemuka itu.

Rektor Universitas Ole Petter Ottersen dalam surat elektronik pada Associated Press (AP), Rabu (7/8), mengatakan ekstremis sayap kanan berusia 34 tahun itu telah diberi pemberitahuan “tidak memenuhi syarat masuk program sarjana.”

Perlu diketahui, Breivik Breivik adalah seorang ekstrimis anti imigran dan Islam. Dia dijatuhi hukuman penjara 21 tahun karena terbukti membunuh 77 orang dengan bom dan senjata api. Pemuda fundamentalis Kristen itu meledakkan bom di ibukota Norwegia. Ia juga melepaskan tembakan membabi buta dalam acara tahunan pemuda Partai Buruh di Pulau Utoya pada 22 Juli 2011 lalu.

Delapan orang tewas dalam pemboman di Oslo, dan 69 tewas dalam penembakan di Pulau Utoya. Hukuman Breivik yang sekarang dapat diperpanjang saat masa pidana penjaranya berakhir.

Aplikasi yang diajukan Behring menimbulkan perdebatan di Norwegia pekan lalu. Menjadi pertanyaan apakah seseorang yang dihukum karena kejahatan yang begitu mengerikan pantas dipertimbangkan untuk masuk ke perguruan tinggi.

Pihak penjara sendiri mengatakan tidak memiliki alasan untuk mengabaikan hak belajar di selnya jika pendaftarannya disetujui oleh Universitas. (HST/AP)