Gempa Bumi 5,5 SR Goncang Yogyakarta

Foto: Antara

Jakarta, Sayangi.com – Gempa bumi berkekuatan 5,5 SR terjadi pada Kamis, 8 Agustus 2013 pukul 17:45:59 WIB. Pusat gempa pada koordinat 8.89 LS, 110.87 BT atau di 93 km Barat Daya Pacitan, Jatim, dan 105 km Tenggara Gunung Kidul, DI Yogyakarta di 108 km Barat Daya Wonogiri, Jateng, di 143 km Tenggara Yogyakarta, DI Yogyakarta.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam pesan lewat BBMnya kepada Sayangi.com, Kamis (8/8/2013) mengatakan pusat gempa berada di Samudera Hindia dengan kedalaman 10 km, bagian sisi dalam lempeng Eurasia dari subduksi atau pertemuan lempeng tektonik Hindia Australia dan Eurasia.

“Gempa bumi yang terjadi tidak berpotensi tsunami,” katanya.

Dijelaskan Sutopo, Posko BNPB telah mengkonfirmasi ke beberapa BPBD terkait gempa tersebut.

Disebutkan gempa dirasakan cukup keras selama 5 detik di Pacitan, Wonogiri, Ponorogo, dan Gunung Kidul.

“Masyarakat merespon keluar rumah dengan tenang. Aktivitas masyarakat tetap normal. Belum ada laporan kerusakan rumah dan bangunan,” jelasnya.

Sementara di Yogyakarta, sambungnya, gempa dirasakan sedang. Gempa juga dirasakan di Solo dan Boyolali.
“Masyarakat juga tetap tenang,” sambungnya.

Berdasarkan peta intensitas gempa, guncangan gempa dirasakan III-IV MMI di sekitar pesisir selatan Pacitan. Pada hari Kamis (8/8) ini juga telah terjadi gempa 4.7 SR di Sumba Timur pada pukul 16:09:29 WIB. Pusat gempa berada di Darat, di 41 km Tenggara Sumba Timur, NTT.

“Gempa dirasakan di Baing II-III MMI, Waingapu II-III MMI. “BPBD masih melakukan pendataan,” ujarnya.

Sutopo berharap, masyarakat dihimbau selalu waspada terkait ancaman gempa.

“BMKG dan BNPB selalu menginformasi kejadian gempa kepada masyarakat. Posko BNPB juga selalu bekerja 24 jam 7 hari seminggu memantau bencana meski dalam suasana lebaran pun,” pungkasnya. (VAL)