Di Stasiun Rangkasbitung, Pemudik Arus Balik Mulai Berdesak-Desakan

Lebak, Sayangi.com – Stasiun Kereta Api Rangkasbitung mulai dipadati pemudik dari berbagai daerah di Provinsi Banten dengan tujuan Jakarta, Tangerang, dan Bekasi pada H+1 Lebaran, Jumat.

Dari pantauan, situasi Stasiun KA Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, mulai dipadati pemudik arus balik sejak pagi hingga sore ini. Mereka saling berdesak-desakan saat mengantre di loket penjualan tiket. Bahkan, seluruh keberangkatan rangkaian KA dipenuhi pemudik jurusan Rangkasbitung-Jakarta, Rangkasbitung-Merak dan Rangkasbitung-Madiun.

“Meski terjadi kepadatan penumpang arus balik, tetapi perjalanan KA relatif lancar,” kata Kepala Stasiun KA Rangkasbitung Didin Wahyudin. Ia mengatakan, selama ini para penumpang mulai memadati stasiun Rangkasbitung untuk kembali ke Jakarta, Tangerang dan Bekasi.

Mereka penumpang dari wilayah Kabupaten Lebak, Pandeglang dan Kabupaten Serang setelah merayakan lebaran di kampung halaman. “Kami memprediksikan jumlah pemudik arus balik pada H+1 sekitar 8.000 orang,” katanya. Menurut dia, puncak arus balik dipastikan terjadi Minggu (11/8) mencapai 20.000 orang dan sebagian besar naik KA Rangkasbitung-Jakarta.

Sebab sejumlah perusahaan, termasuk pegawai negeri sipil (PNS) sudah kembali masuk kerja. PT. KAI terus meningkatkan pelayanan dengan memberangkatkan sebanyak 34 rangkaian KA jurusan Rangkasbitung-Jakarta, Rangkasbitung-Merak dan Rangkasbitung-Madiun. Pihaknya juga menambah cadangan rangkaian KA Rangkasjaya yang diberangkatkan pukul 13.00 WIB.

Pemberangkatan KA dari stasiun Rangkasbitung mulai pukul 04.15 wib sampai pukul 17.30 WIB. “Kami menjamin arus balik Lebaran ini terlayani dengan baik dan tidak ada penumpang telantar,” ujarnya menjelaskan. Sementara itu, sejumlah penumpang mengaku bahwa mereka merasa lega setelah tiba kereta di Stasiun Rangkasbitung bisa duduk meski terjadi peningkatan.

“Kami bersyukur bisa duduk karena jumlah kereta cukup banyak untuk melayani arus balik Lebaran,” kata Somad, seorang penumpang warga Jakarta setelah mudik ke Leuwidamar Kabupaten Lebak. (MSR/ANT)