Waspadai Jenis Penyakit Pasca Lebaran

Jakarta, Sayangi.com – Masyarakat diminta waspada dan mengantisipasi agar tidak terserang penyakit yang kerap muncul saat setelah lebaran antara lain penyakit karena kelelahan dan penyakit kronis yang kambuhan.

“Seperti biasa satu atau dua hari setelah lebaran, poliklinik dan rumah sakit umum daerah akan dibanjiri oleh para pemudik yang sakit,” kata Wakil Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Ari Fahrial Syam dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Jumat (9/8).

Menurut Ari, secara teori setelah puasa Ramadhan, seseorang yang berpuasa seharusnya memiliki kesehatan prima karena pada saat puasa tubuh sudah melakukan proses detoksifikasi, pengontrolan gula darah dan kolesterol dan tercapainya ketenangan jiwa yang optimal sehingga manusia yang berpuasa seperti dilahirkan kembali.

Namun faktanya, ujar dia, banyak juga warga masyarakat setelah puasa mengalami gangguan kesehatan bahkan sampai mengalami kecacatan dan kematian. Ia memaparkan, terdapat sejumlah kelompok penyakit yang diperkirakan kerap terjadi pada masa lebaran, seperti penyakit akibat kelelahan setelah seseorang menjalankan mudik yang melelahkan.

Penyakit yang dapat timbul akibat kelelahan antara lain penyakit infeksi pernafasan atas dan diare, karena saat berbuka dan sahur selama dalam perjalanan mudik cenderung mengonsumsi makanan seadanya. “Sehingga keadaan ini akan mengakibatkan daya tahan tubuh mereka menjadi menurun,” kata Ari.

Jika hal ini terjadi, maka para pemudik mudah sekali mengalami penyakit flu atau infeksi saluran nafas batas. Ia berpendapat, infeksi saluran nafas atas dan diare dinilai sangat mendominasi bagi para pemudik yang baru saja sampai di kampung halaman.

Selain itu, penyakit yang harus diwaspadai adalah penyakit kronik yang cenderung mengalami kekambuhan setelah lebaran.

Ia mencontohkan, orang yang memiliki penyakit kencing manis akan cenderung mengalami tingkat gula darah yang tidak terkontrol saat mengonsumsi makanan dan minuman yang disediakan saat bersilaturahim ke rumah sanak keluarga dan kerabat.

Sedangkan penyakit dengan darah tinggi, tekanan darahnya adapat menjadi tidak terkontrol, pasien dengan hiperkoresterol maka berpotensi asam urat tingginya menjadi bertambah parah. “Sakit maag yang sudah sembuh akan kembali kambuh karena makan tidak teratur dan mengonsumsi makanan yang berlemak, coklat dan keju berlebihan,” katanya. (HST/ANT)