Beda Dengan Jambi, Di Aceh PNS Lebih Disiplin

Foto: Antara

Banda Aceh, Sayangi.com – Di lingkungan kantor Provinsi Jambi tingkat bolos hari pertama kerja pascalibur Lebaran hampir mencapai 1000 orang. Namun, situasi berbeda terjadi di Provinsi Aceh. Gubernur Aceh memberikan apresiasi pada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di jajaran Pemerintah Aceh karena tingkat kehadiran yang mencapai 99 persen. Hal ini sebagaimana hasil sidak dan apel yang dilakukan oleh Gubernur Aceh pada hari pertama kerja kemarin, Senin (12/8).

Kepala Biro Humas Pemerintah Aceh, Nurdin F Jose mengatakan, sidak dan apel perdana yang dilakukan oleh Gubernur Aceh, Zaini Abdullah untuk memastikan tingkat kehadiran dan kedisiplinan PNS dalam mengemban pekerjaannya.

“Sidak ini untuk memastikan tingkat kehadiran PNS di jajaran Pemerintah Aceh, Alhamdulillah hadir 99 persen, dan Gubernur Aceh memberikan apresiasi,” kata Kepala Biro Humas Pemerintah Aceh, Nurdin F Jose saat dihubungi¬† Sayangi.com, Selasa (13/8).

Pada hari perdana masuk kerja setelah cuti bersama lebaran Idul Fitri 1434 H, Gubernur Aceh, Zaini Abdullah memimpin apel. Turut hadir juga Wakil Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, Sekda Aceh, T Setia Budi dan juga sejumlah Kepala Biro serta Staf Ahli Gubernur Aceh dan juga pegawai kantor Gubernur Aceh.

Dari pantauan Gubernur Aceh, kata Nurdin, tingkat kehadiran PNS mencapai antara 98-99 persen di setiap dinas. Sedangkan sisanya yang tidak hadir dengan beberapa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan. “Yang tidak hadir itu ada yang sedang cuti, sakit dibuktikan dengan dokumen yang resmi,” imbuhnya.

Dengan tingkat kehadiran mencapai 99 persen, lanjutnya, ini membuktikan himbauan Gubernur Aceh sebelumnya disambut dengan baik oleh seluruh PNS di jajaran Pemerintah Aceh. “Kalau ada PNS yang tidak hadir dengan tanpa alasan, maka Gubernur akan memotong tunjungan mencapai 50 persen,” tukasnya.

Lanjut Nurdin, tidak hanya Gubernur yang melakukan sidak ke sejumlah dinas. Akan tetapi jajaran Pemerintah Aceh membagi tiga tim agar bisa semua disidak. Tim pertama dipimpin langsung oleh Gubernur Aceh, tim kedua dipimpin oleh Wakil Gubernur dan tim ketiga dipimpin oleh Sekda Aceh. (HST)