Kontras: Peristiwa Penembakan Meningkat

Jakarta, Sayangi.com – Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) mencatat terjadinya peningkatan aksi penembakan sejak tahun 2011 lalu hingga 2013. Penembakan dilakukan oleh oknum TNI, Polri dan orang tak dikenal (OTK).

“Berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan oleh KontraS sedikitnya terjadi sebanyak 55 peristiwa penembakan pada tahun 2011, 142 peristiwa pada tahun 2012, dan 164 peristiwa penembakan pada tahun 2013,” ujar Koordinator Kontras, Haris Azhar, dalam siaran persnya, Kamis (15/8).

Dari data tersebut, sepanjang periode 2011-2013, pelaku penembakan oleh petugas kepolisian berjumlah 278, TNI 20, dan orang tak dikenal sejumlah 63 peristiwa.

Haris menuturkan, hingga saat ini hanya sedikit dari peristiwa penembakan tersebut yang pelakunya diseret ke muka pengadilan. Hal tersebut menurutnya terutama dikarenakan tidak adanya akuntabilitas dan keterbukaan informasi dari pihak Kepolisian maupun TNI terkait sejumlah besar peristiwa penembakan yang dilakukan oleh anggotanya.

Haris juga menyesalkan minimkan prestasi kepolisian dalam mengungkap penembakan oleh OTK. “Hampir tidak ada pelaku penembakan yang tergolong OTK berhasil ditangkap oleh pihak keamanan,” tandasnya. (HST)