Pilgub Jatim, Pasangan Karsa Diprediksi Menang Satu Putaran

Foto: antara

Jakarta, Sayangi.com – Pemilihan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim)dilaksanakan pada Kamis (29/8) ini. Pesta demokrasi lima tahunan ini diikuti empat pasangan Cagub-Cawagub. Mereka adalah Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa), Eggi-Sihat (BerES), Bambang-Said (BangSa) dan Khofifah-Herman (BerKaH).

Peneliti senior dari Indonesia Public Institute (IPI) Karyono Wibowo mengatakan, proses pelaksanaan Pilgub Jatim ini telah berhasil menyedot perhatian publik. Pasalnya, pertarungan pilgub di provinsi Jatim ini tergolong paling keras. Strategi saling jegal antar calon seolah menjadi tradisi politik di pilkada Jatim.

“Pengalaman pada Pilgub Jatim 2008 bahkan terjadi pemungutan suara ulang karena ada kecurangan yang dilakukan sacara terstruktur, sismatis dan massif. Karenanya, MK memutuskan PSU di dua kabupaten wilayah pulau Madura. Bahkan MK memerintahkan penghitungan suara ulang di beberapa TPS pasca pilkada ulang, karena terjadi penggelembungan suara,” kata Karyono kepada Sayangi.com, Kamis (29/8).

Menurut Karyono, Pilkada Jatim dikenal sebagai pilkada paling mahal. Walau begitu, pemenang pilkada Jatim 2008 tetap di tangan Sukarwo-Saefullah Yusuf. Polemik pilgub 2013 kali ini juga diwarnai kekisruhan. Pasangan Khofifah-Herman ditendang dari daftar calon. Namun, keputusan DKPP akhirnya memerintahkan KPU agar mengembalikan hak konstitusional pasangan Khafifah-Herman. Alhasil, dukungan  untuk pasangan yang menggunakan akronim Berkah ini terus menanjak.

“Melalui pemberitaan media massa, perlakuan terhadap pasangan Khofifah-Herman malah menimbulkan sentimen positif di mata rakyat. Sebaliknya, pasangan Karsa ketiban sial, karena mereka dituduh mendholimi Khofifah. Maka terjadi sentimen negatif terhadap pasangan Karsa. Hal tersebut tentu menguntungkan pasangan Khafifah-Herman.

Sayangnya, tambah Karyono, masalah sempitnya waktu jadi penghalang untuk memperoleh dukungan semakin luas. Sementara itu, strategi total foot ball yang dilakukan pasangan Bambang-Said dengan menggerakkan mesin partai dan kader-kadernya terbaik PDIP dari Ketua Umum Megawati sampai Jokowi, namun strategi PDIP ini nampaknya terhalang juga dengan sempitnya waktu.

“Atas dasar itu, saya memprediksi, pemenang pilgub Jatim 2013 adalah pasangan Karsa. Meskipun trennya mengalami penurunan. Khafifah-Herman, meskipun trennya naik, dan posisi ketiga Bambang-Said. Sementara Egi Sujana di posisi ke empat. Pilgub Jatim nampaknya berlangsung 1 putaran,” katanya.(RH)