Kerry: Tak Jadi Serangan Darat, Serangan Udara pun Jadi

Foto: Guardian.co.uk

Washington, Sayangi.com – Menteri Luar Negeri John Kerry yang tadinya berapi-api membuka otorisasi pasukan angkatan darat AS untuk melakukan intervensi militer pada Suriah membatalkan serangan. Ia dengan cepat menutup kembali dan mengatakan pada kongres bahwa tidak akan ada pasukan militer angkatan darat AS yang akan menyerang Suriah untuk mengintervensi perang Saudara. Namun, dimungkinkan AS tetap akan melakukan serangan terbatas pada Suriah untuk mengcounter kekuatan Presiden Bashar Al Assad.

Kerry awalnya mengatakan kepada Senat Komite Hubungan Luar Negeri bahwa dirinya lebih memilih untuk menerjunkan pasukan angkatan darat di Suriah demi mendukung pernyataan Obama yang menyebutkan jika Suriah terbukti menggunakan senjata kimia maka, Amerika yang terdepan melakukan intervensi militer. Namun, ia berubah pikiran.

“Saya tidak ingin mengambil pilihan yang mungkin atau tidak mungkin bisa saja diambil Presiden AS untuk mengamankan negara kita,” katanya. Namun, ketika Senator Bob Corker dari Partai Republik di Tennessee mengatakan bahwa respon untuk mengintervensi militer ke Suriah bukan langkah yang tepat, Kerry dengan tegas mengatakan pada pasukan untuk mundur.

“Mari kita menutup pintu sekarang. Jawabannya adalah, apa pun larangan yang dijelaskan kepada Kongres atau rakyat Amerika, tidak akan ada sepatu pasukan angkatan darat Amerika yang menjejak tanah, sehubungan dengan perang saudara,” Kata Kerry.

Menteri Pertahanan Chuck Hagel dan Jenderal Martin Dempsey, ketua Kepala Staf Gabungan, mengunjungi Capitol Hill sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk membujuk Kongres mendukung rencana Obama untuk melancarkan serangan terbatas terhadap Suriah yang digunakan untuk menyerang Suriah atas dugaan penggunann senjata kimia oleh Rezim Assad bulan lalu.

Obama telah meminta Kongres , yang tidak kembali penuh dari reses musim panas sampai minggu depan , untuk mengotorisasi tindakan dalam menanggapi serangan gas sarin oleh pemerintah Suriah yang menewaskan lebih dari 1.400 orang, ratusan dari mereka anak-anak, di Timur Damaskus pada 21 Agustus.

Banyak anggota parlemen, termasuk rekan Demokrat Obama mengatakan, mereka prihatin dengan rancangan resolusi presiden yang terlalu terbuka dan memungkinkan kemungkinan penggunaan pasukan darat atau serangan akhirnya di negara-negara lain.

Senator Robert Menendez dan Corker, para pemimpin Demokrat dan Republik komite, mengumumkan Selasa bahwa mereka telah mencapai kesepakatan mengenai rancangan resolusi kekuatan otorisasi militer, membuka jalan bagi pemungutan suara komite pada hari Rabu (4/9).

Antara lain, resolusi menetapkan batas waktu 60 hari untuk setiap keterlibatan dan penggunaan angkatan bersenjata AS di tanah Suriah untuk operasi tempur.

Dua anggota DPR, Demokrat Gerald Connolly dan Chris van Hollen, menawarkan versi mereka sendiri dari undang-undang, yang juga akan melarang AS untuk menginjak tanah (menggunakan angkatan darat) dan membatasi keterlibatan untuk 60 hari.

DPR harus membuat versi otorisasi sendiri untuk penggunaan kekuatan militer dan versi Senat. DPR juga harus didamaikan sebelum Obama dapat menandatanganinya .

Kerry dan Hagel mengatakan kepada komite bahwa operasi militer akan menjadi terbatas dan dirancang khusus untuk menurunkan kemampuan senjata kimia Presiden Bashar al – Assad.

Hagel menambahkan bahwa kegagalan untuk menghukum Suriah atas penggunaan senjata kimia akan merusak kepentingan keamanan nasional AS dan kredibilitas Amerika .

“Sebuah penolakan untuk bertindak akan merusak kredibilitas komitmen keamanan Amerika lainnya termasuk komitmen presiden untuk mencegah Iran memperoleh senjata nuklir. Kata-kata yang disampaikan Amerika Serikat haruslah berarti sesuatu,” katanya.

Kerry dan Hagel menekan kasus mereka untuk serangan militer terbatas di Suriah. Sementara, Obama memenangkan dukungan untuk tindakan dari dua Partai Republik di juru bicara DPR, John Boehner dan Pemimpin Mayoritas, Eric Cantor .

“Hanya Amerika Serikat yang memiliki kemampuan dan kapasitas untuk menghentikan Assad dan untuk memperingatkan orang lain di seluruh dunia bahwa jenis perilaku bar-bar macam ini tidak akan ditoleransi. Saya percaya bahwa rekan-rekan saya harus mendukung panggilan ini untuk bertindak,” kata Boehner pada wartawan. (FIT/Reuters)