Ini Perbedaan Bocornya Sprindik Jero Wacik & Anas Urbaningrum

Jakarta, Sayangi.com – Terkait dugaan bocornya Sprindik Jero Wacik, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bocoran Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) antara Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum dengan Menteri ESDM, Jero Wacik, berbeda.

“Dalam kasus Anas dengan Jero Wacik terkait bocornya Sprindik itu berbeda,” ujar Juru Bicara KPK, Johan Budi. Jakarta, Jum’at (6/9/2013).

Menurut Johan, dalam sprindik Anas yang dibocorkan itu draft sprindik. Sementara dalam kasus JW itu langsung surat sprindik. Draf Sprindik itu sifatnya baru usulan penerbitan Sprindik.

“Draft sprindik itu usulan untuk menerbitkan sprindik. Jadi berbeda dengan kasus Anas,” jelasnya.

Selain itu, menurut Johan ketika adanya bocoran sprindik Anas, pimpinan KPK mengakui adanya Sprindik tersebut. “Kalau kasus Anas itu, KPK mengakui itu benar. Jadi KPK melakukan penelusuran sehingga ternyata oknum KPK yang membocorkan,” tutupnya.

Seperti diketahui, pada Kamis (5/9/2013) malam sekitar pukul 23:06 WIB, beredar sprindik atas nama Jero Wacik yang isinya perintah terhadap penyidik KPK untuk melakukan penyidikan tindak pidana korupsi. Korupsi yang dimaksud berupa penerimaan hadiah atau janji kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara terkait proyek PT Kernel Oli Pte Ltd atau proyek-proyek lainnya yang diduga dilakukan oleh tersangka Jero Wacik selaku Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia. Kita tunggu saja bagaimana perkembangan kejadian dugaan bocornya Sprindik Jero Wacik ini.

Sementara Sprindik atas nama Anas Urbaningrum bocor ke publik pada 8 Februari 2013 lalu. Kala itu Sprindik mengenai penetapan tersangka mantan ketua umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum tiba-tiba terbit. Setelah ditelusuri, ternyata Sprindik tersebut merupakan salinan dari yang asli. Belakangan diketahui Sprindik tersebut disebarluaskan oleh seorang oknum pegawai KPK. (MI)