Menag Didesak Gelar Sidang ‘Isbat’ Miss World

Foto: antara

Jakarta, Sayangi.com – Aktifis Muda Muhammadiyah Mustofa B Nahrawardaya menilai sebaiknya Menteri Agama segera menggelar sidang darurat yang menyerupai Sidang Isbat terkait perhelatan Miss World demi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Demi melindungi umat Islam dari apa yang disebut Gempuran Budaya Bugil bernama Miss World 2013, ada baiknya Menteri Agama menggelar sidang darurat mirip sidang isbat secepatnya, kata Mustofa dalam rilis yang diterima Antara, Sabtu.

Menurut Mustofa jika Menag menginisiasi sidang ‘isbat’ itu, maka seluruh organisasi kemasyarakatan (ormas) islam akan hadir untuk memberikan dukungan. Sehingga diketahui sejauh mana keinginan ormas Islam terkait perhelatan Miss World 2013.

Sidang isbat ini harus segera digelar karena empat alasan, yaitu waktu penyelenggaraannya sudah dekat, hampir semua ormas islam sudah bersuara, ajang ini berpotensi menimbulkan perang saudara dan penyelenggara cenderung tak menghargai Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI, ujar Mustofa.

Mustofa menuturkan sidang ‘isbat’ tersebut harus digelar sebagai bentuk kepedulian Menag yang dikenal sangat menghormati pendapat ormas-ormas islam yang dibinanya.

Meskipun demikian, Menag tak harus memaksakan pendapatnya tentang Miss World apabila nantinya hasil sidang ‘isbat’ ini memutuskan untuk melanjutkan perhelatan Miss World, tutur Calon Legislatif (Caleg) Partai Kesejahteraan Sosial (PKS) DPR RI Dapil Jateng V itu.

Jika sidang itu digelar, lanjut Mustofa, maka harus dipastikan aman dari praktek penyuapan dan praktek pembungkaman dari pihak-pihak yang selama ini berbeda pendapat tentang Miss World.

Karena, bagaimana pun, upaya penyuapan atau upaya pembungkaman bisa dilakukan oleh kedua belah pihak, baik pihak yang menginginkan Miss World tetap digelar, maupun pihak yang ingin perhelatan tersebut dihentikan, ungkap dia.

Mustofa menilai ajang kompetisi Miss World sudah terlanjur menjadi ikon bisnis internasional dan berpotensi melibatkan nama-nama tokoh besar di negara manapun.

Mustofa menambahkan rapat darurat Menag bersama ormas-ormas Islam dilakukan untuk merespon aksi diam Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait desakan banyak pihak agar penyelenggaraan Miss World 2013 di tanah air segera dihentikan.

Sementara itu PKB menyatakan dukunganya terhadap Miss World. Ketua Fraksi PKB Marwan Jafar memberi keterangan pers di Fraksi PKB, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (6/9). Fraksi PKB menyambut positif penyelenggaraan Miss World di Bali dan menganggap ajang tersebut bisa menjadi promosi pariwisata Indonesia.

Miss World 2013 diikuti 130 kontestan dari seluruh dunia yang akan bersaing memperebutkan mahkota ratu dunia yang saat ini masih dipegang oleh Wenxia Yu, Miss World 2012 dari China.

Masa karantina di Pulau Dewata akan berlangsung hingga 14 September dan akan dilanjutkan di Jakarta sebelum memasuki final pada 28 September 2013 d Sentul, Bogor, Jawa Barat. (RH/ANT)