Rapat Pleno Rekapitulasi PSU Pilgub Sumsel Ricuh

Foto: Sayangi.com/Ardhi

Palembang, Sayangi.com – Usai pelaksanaan pleno rekapitulasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Sumsel, tim pemenangan pasangan Cagub Herman Deru dan Maphilinda Boer “Derma” kembali mengamuk karena saksi tidak mendapatkan hasil rekapitulasi PSU dan non PSU dari pihak KPU Sumsel.

“Ada apa dengan KPU Sumsel?, apakah telah dibayar oleh pasangan incumbent untuk memenangkan Pilkada di Sumsel ini, semua saksi seharusnya berhak mendapatkan hasil rekapitulasi pemungutan suara Pilkada Sumsel,” teriak Sahroni tim pemenangan pasangan Cagub nomor urut 3 itu.

Hal serupa juga dikatakan Ketua TimĀ  Koalisi Partai Non Parlemen DukungĀ  Derma, Suparman Romans, bahwa pihak KPU Sumsel tidak bekerja dengan benar dan adanya keterpihakan kepada salah satu pasangan Cagub.

“Seharusnya pihak KPU Sumsel hanya berhak melakukan pelaksanaan PSU begitupun juga perekapan. Jika seperti ini dengan memberikan hasil rekapan seluruh hasil suara PSU dan non PSU sama seperti memberikan opini bahwa pemenang Pilkada Sumsel telah ada, padahal yang berhak dan memiliki kewenangan adalah Mahkamah Kontitusi (MK), ” ujar Suparman keras.

Dari berbagai kejadian dan kejanggalan yang dilakukan pihak KPU Sumsel, Tim Derma akan membawa kembali persoalan ini ke DKPP dan MK

“kita minta agar DKPP bertindaktegas terhadap seluruh anggota KPU Sumsel dan mendiskualifikasikan pasangan Cagub incumbent karena telah terbukti menggunakan APBD untuk kpentingan pribadi dan kampanye pencalonannya” tegas Suparman.

Sementara itu, Komisioner KPU Sumsel bidang teknis, Herlambang, menuturkan, pihaknya tidak memberikan hasil rekapitulasi suara kepada saksi pasangan Cagub nomor urut 3 tersebut dikarenakan pihak saksi tidak menandatangani hasil rekapitulasi itu sendiri.

“Kalau ingin mengajukan keberatan kita sudah siapkan formulirnya, silahkan saja disampaikan namun sebelumnya memang harus menandatangani hasil rekapitulasi tersebut, kalau tidak bertandatangan kita tidak akan memberikan hasil rekapitulasi tersebut,” ungkap Herlambang.

Ketika ditanya mengenai tudingan pihak Derma terkait keterpihakan KPU Sumsel terhadap salah satu pasangan Cagub incumbent, menurut Herlambang, tidak benar sama sekali karena pihaknya telah bekerja sesuai dengan prosedur yang ada.

“Kita tidak memberikan putusan siapa pemenang PSU maupun non PSU hanya menyampaikan secara terbuka dan selanjutnya menyerahkan hasil seluruh rekapan tersebut ke pihak MK pada tanggal 16 September mendatang, silahkan saja dilaporkan ke MK ataupun DKPP , ” pungkasnya. (VAL)