Sembab dan Haru Iringi Pemakaman Aipda Sukardi

Foto : Sayangi.com/chapunk

Jakarta, Sayangi.com – Mengenakan baju hijau dengan jilbab hitam, tampak Dita Kardina Putri (19), anak perempuan tertua Aipda Anumerta Sukardi, belum bisa menghalau rasa pedih di hatinya.

Adiknya, Devi Novita (16) yang masih pelajar SMP Setia Bhakti, Cipinang, tampak erat memeluknya. Juga adik bungsu nahasiswi Sekolah Tinggi Manajemen Transportasi (STMT) Trisakti, M Adhi Wibowo (8) yang masih pelajar kelas 2 SD tampak sesenggukan.

Sedangkan, sang Ibunda, Tirta Sari (44), berusaha tabah menghadapi musibah yang menimpa suaminya, sambil sekali-kali menyalami tamu yang ikut prosesi pemakaman suaminya.

“Memang saya sedih, tapi harus mengikhlaskan semuanya,” ucap lirih Tirta Sari, sesaat menjelang upacara pemakaman suaminya, di Taman Pemakaman Umum (TPU) Kemiri, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (11/09) siang.

Upacara pemakaman dipimpin oleh Wadir Polair Baharkam Polri Kombes Polisi Muhammad Zaini, sekitar pukul 01.00.

Selaku inspektur upacara, Muhammad Zaini membacakan riwayat hidup almarhum. Di saat itulah diumumkan almarhum memperoleh kenaikan pangkat satu tingkat menjadi Aipda Anumerta Sukardi. Setelah itu dilanjutkan tembakan salvo sebanyak dua kali.

Setelah almarhum ke liang lahat, keluarga dan kerabat menaburkan kembang, upacara diakhiri pembacaan doa yang diiringi drum band.

Sebagaimana diberitakan, Aipda Anumerta Sukardi meninggal dunia saat sedang mengawal 6 truk kontainer dari Tanjung Priok ke Rasuna Tower dengan mengendarai Honda Supra B 6671 TXL.
Di jalur lambat depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tiba-tiba dia dipepet dua sepeda motor dan seseorang di sepeda motor yang berboncengan langsung menembak dada dan perut korban.

Kejadian sekitar pukul 22.25 itu begitu cepat. Satpam KPK yang sempat keluar saat mendengar tembakan langsung ditodong pelaku dan disuruh masuk ke dalam. Pelaku diduga langsung kabur ke arah Mampang Prapatan.

Hingga berita ditulis, polisi masih melakukan penyelidikan dan belum menemukan identitas tersangka. (MARD)