Rotasi Karyawan Pemda DKI Sering Abaikan Aturan

Foto: Sayangi.com/Emil

Jakarta, Sayangi.com – Sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) diduga merotasi pegawainya tanpa mekanisme yang biasa dilakukan di Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat).

Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD DKI Jakarta Hidayat AR Yasin menengarai selama ini rotasi ratusan pegawai di lingkungan Pemprov DKI tersebut didasarkan suka tidak suka Kepala Dinas, Biro, ataupun Badan, kepada anak buahnya.

“Kalau hal itu memang terjadi, sejumlah Kepala Dinas, Badan, dan Biro menyalahi aturan, dalam melakukan rotasi terhadap bawahannya,” ujar Hidayat yang juga Anggota Komisi D itu, saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (12/9).

Hidayat berharap Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Wagub Basuki T. Purnama segera melakukan pengecekan. Kalau memang terjadi penyimpangan, diharapkan orang nomor satu dan nomor dua di Ibukota itu segera mengambil tindakan. “Jika dibiarkan, nantinya akan merugikan nama baik Gubernur dan Wagub sendiri, yang selama ini ingin menegakkan aturan di Pemprov,” katanya.

Anggota DPRD DKI lain, Achmad Husein Alaydrus menambahkan, rotasi yang salah terhadap pegawai tentu berbahaya, karena menyebabkan penyimpangan. Dampaknya pun cukup buruk, yakni kekecewaan para pegawai yang diganti, hingga keresahan para pegawai karena tidak lagi mendapat kepastian dalam bekerja.

“Saya memiliki bukti adanya rotasi pegawai yang tidak melalui mekanisme di Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat). Alhasil, banyak aturan kepegawaian yang dilanggar,” ungkapnya. Alaydrus mengungkapkan, di Dinas Kesehatan misalnya, ada belasan pagawai yang dirotasi tanpa aturan kepegawaian. Kemudian Dinas Tenaga Kerja juga melakukan hal yang sama, ada sedikitnya 41 pegawai. “Hal ini tidak bisa ditolelir,” pungkasnya. (MSR)