Sipir dan Napi Nyabu Bareng di Rutan Aceh

foto: sayangi.com

Banda Aceh, Sayangi.com – Tim Satuan Narkoba Polresta Banda Aceh berhasil meringkus satu orang Narapidana (Napi), dua orang sipir Rumah Tahanan ketika nyabu bareng dalam Rutan Kelas IIB Lhoknga, Aceh Besar, pada (10/9/2013) sore.

Kedua sipir rutan tersebut berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), Nasruddin (48) dan Hendra Sutrisno (30). Sedangkan tersangka satu lagi adalah Rawalis (27) warga binaan lapas tersebut tersangkut kasus narkoba jenis ganja.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Moffan MK SH saat dikonfirmasi membenarkan Polresta Banda Aceh telah mengamankan 3 orang tersangka pengguna narkoba di Rutan Kelas II B Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar.

“Benar, kita menangkapnya sekitar pukul 17.30 WIB di lapas, tepatnya mereka sedang pesta sabu di dapur lapas,” kata Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Moffan MK SH, Kamis (12/9/2013).

Penangkapan tiga pengguna sabu tersebut berawal dari laporan masyarakat. Sehingga Tim Satuan Narkoba Polresta Banda Aceh langsung membentuk tim kecil untuk melakukan pengintaian.

Lalu dilanjutkan dengan penggrebekan yang membuat kaget ketiga pengguna tersebut. Kedatangan polisi secara tiba-tiba, membuat mereka tidak berkutik.
“Setelah mendapatkan izin dari petugas Rutan berbekal surat tugas, polisi langsung menangkap basah tersangka tanpa berkutik,” tuturnya.

Kendati demikian, Moffan menjelaskan tim memang tidak mendapatkan sabu di lokasi kejadian. Akan tetapi, sejumlah BB bersama mereka sudah mencukupi syarat untuk membekuknya.

Pantauan Sayangi.com, ada sejumlah BB yang disita Polresta Banda Aceh. Diantaranya ada selang penghisap sabu, korek, hp dan sejumlah peralatan lainnya. “Diplastik bening itu masih tertempel bekas-bekas sabu yang telah mereka habiskan,” imbuhnya.

Kata Moffan, ketiga tersangka tersebut dijerat pasal 112 ayat 1 KUHP tentang narkotika dengan ancaman penjara 15 tahun.

“Semua tersangka saat ini sudah ditahan untuk diperiksa lebih lanjut di Polresta Banda Aceh,” tutupnya. (VAL)