Penembakan Polisi Marak, DPR: Kemana Intelkam

Foto: DPR

Jakarta, Sayangi.com – Anggota Komisi I DPR RI, Teguh Juwarno mempertanyakan posisi Intelkam di tengah-tengah maraknya aksi penembakan terhadap anggota Polri akhir-akhir ini. Belum terungkap pelaku penembak Bripka Sukardi di depan gedung KPK, pada Jumat (13/9) kemarin, seorang anggota polri bernama Briptu Ruslan kembali menjadi korban penembakan orang tak dikenal.

“Jatuh lagi korban, seorang anak bangsa yang telah mengabdikan diri sebagai polisi negara. Dimana INTELKAM?,” tanya Teguh saat dihubungi Sayangi.com, Sabtu (14/9).

Menurut Teguh, penembakan terhadap polisi tersebut seolah ingin memeprmalukan polisi, khususnya jajaran Intel Polisi. Menurut Teguh, penimbakan terhadap aparat kepolisian menimbulkan tanda tanya besar, karena polisi dan densus 88 begitu hebat menangkap tersangka teroris yang tidak kelihatan gerak dan aksinya.

“Sementara pembunuhan polisi ini terjadi di tengah kota, terjadi berulang-ulang. Pelaku melakukannya dengan tenang seolah sudah biasa. Ini situasi yang tidak bisa ditolerir,” katanya.

Dikatakannya, teror terhadap polisi menimbulkan kecemasan di masyarakat. Dan bahkan berkembang anggapan, bagaimana menjaga keselamatan masyarakat kalau polisi tidak bisa menjaga diri mereka sendiri.   

“Polri harus segera melakukan langkah-langkah taktis untuk mencegah peristiwa ini terus berulang. Bila perlu dengan meminta dukungan moril dari pimpinan TNI dalam menghadapi situasi ini,” katanya. (RH)