Anas Urbaningrum Pun Terjangkit Wabah “Vickynisasi”

Foto: sayangi.com/MI

Jakarta, Sayangi.com – Bahasa ala Vicky Prasetyo atau yang populer dengan istilah “Vickynisasi” terus mewabah. Bahasa yang digunakan mantan tunangan Zaskia Gotik beberapa waktu lalu itu langsung dipakai banyak kalangan.

Meski sebagian orang menggunakannya sebagai guyonan, tetapi bahasa “Vickynisasi” tersebut telah hampir jadi bahasa sehari-hari, terutama di dunia sosial media, seperti twitter. Bahkan, hampir semua follower akun twitter Vicky yang sudah lebih dari 30 ribu orang itu menggunakan bahasa “Vickynisasi” dengan fasih.

Namun lebih dari itu, demam bahasa Vicky ini sudah menjangkiti beberapa politisi. Salah satunya, mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Meski terlihat tidak terlalu sungguh-sungguh, namun Anas ‘fasih’ menuliskan bahasa-bahasa “Vickynisasi” di akun twitter miliknya.

Bahasa-bahasa ala Vicky ini banyak digunakan Anas saat menanggapi mention twitter atau saat menanggapi beberapa pemberitaan di media.

Beberapa status “Vickynisasi” yang ia tulis misalnya: Kondisi #labilekonomi dan #konspirasikemakmuran bisa berujung #kudeta. Apalagi kalau disertai #kontroversihati dan #penyuraman. Dalam status lainnya, Anas menulis: Bikin #labilselera, Bukan #statusisasi, cocoknya kretekisasi, hehe, dan Sedia tahu goreng, biar tidak terjadi #labilekonomi. Status-status ini ditulis secara terpisah.

Bahkan, ketika salah seorang follower menanyakan buku “Anas Urbaningrum Tumbal Politik Cikeas” karena tidak sampai ke Propinsi Riau, Anas hanya menjawab: Mungkin krn ada yg #labilhati.

Beberapa pemberitaan di media juga ia tanggapi dengan bahasa “Vickynisasi”. Misalnya statusnya “Bukan #sapiisasi” untukĀ  menanggapi berita tentang sikap DPR yang menolak rencana BUMN membeli Lahan ternak sapi di Australia. Anas juga menanggapi sebuah pemberitaan mengenai Robert yang minta KPK untuk mengungkap kebijakan Bailout Century. Anas menulis, “Bisa jadi #kontroversihati menanggapi berita.”