Ahok Marah, Pemrov DKI Ditipu Mafia Tanah

Foto: ahok.org

Jakarta, Sayangi.com – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku telah memerintahkan jajarannya untuk melakukan pemeriksaan terhadap aset-aset milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Pemprov DKI Jakarta selama ini telah menjadi korban penipuan mafia tanah. Hal itu terungkap dari penggunaan Uang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp 35 miliar yang digunakan untuk pembebasan lahan seluas 7.320 meter persegi, guna pembangunan kupingan fly over (FO) Jl. Pramuka.

Uang miliaran rupiah tersebut diketahui dibayarkan kepada pihak yang tidak memiliki wewenang (pihak yang salah). Menurut Ahok, kejadian tersebut merupakan bukti lemahnya kinerja Biro Hukum yang dengan mudah kecolongan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.

“Kejadian ini bukti lemahnya kinerja Biro Hukum, karena dengan mudah terkecoh, dengan mudah mereka kecolongan. Nanti, saya memintai penjelasan dulu dari Kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI sebagai pengguna anggaran ini, karena ini jelas sangat memprihatinkan,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, saat dijumpai wartawan di Balaikota DKI, Senin (16/9). (MSR)