Kontrak di Jerman, Andre Tedjono Absen di Indonesia Open

Foto: czechbadminton.cz

Semarang, Sayangi.com – Tunggal putra Djarum Kudus Andre Kurniawan Tedjono absen pada kejuaraan bulu tangkis Indonesia Open Grand Prix Gold di Yogyakarta, 24-29 September 2013 karena sedang menjalani kontrak dengan klub di Jerman.

Ketua PB Djarum Kudus Yoppy Rosimin ketika dihubungi dari Semarang, Senin, mengatakan status Andre Kurniawan memang masih pemain Djarum Kudus tetapi yang bersangkutan merupakan pemain profesional.

“Dia (Andre Kurniawan Tedjono) memilih mencari pertandingan lain dan mungkin di sana ada kejuaraan yang waktunya bersamaan dengan Indonesia Open, kemungkinan juga ongkos untuk kembali ke Indonesia mahal,” katanya.

Andre Kurniawan yang kini menempati peringkat 50 dunia ini baru saja menjuarai kejuaraan bulu tangkis Yonex Belgian International Challenge 2013 setelah di partai final mengalahkan pemain Belanda Eric Pang dengan dua set langsung 21-17 dan 21-11 dalam waktu 42 menit.

Pada kejuaraan bulu tangkis berhadiah total 120 ribu dolar Amerika Serikat (Indonesia Open) mendatang, PB Djarum Kudus menurunkan kekuatan penuh terutama pada nomor tungal putri, ganda putra-putri, dan campuran, sedangkan pada tunggal putra lebih banyak menurunkan pemain muda seperti Kho Henrikho Wibowo, Reksy Aurez Megananda, Ryan Fajar Satrio, Rudi Cahyadi Budhiawan, dan Andri Wijaya.

Sementara pada tunggal putri ada juara Babolat Kharkov 2013 Ukraina dan Belgian International Challenge 2013 Febby Angguni, Ana Rovita, Suylvinna Kurniawan, Intan Dwi Jayanti, Arinda Sari Sinaga, Rena Asela, Mars Indah Salsabila, Aida Arum Amanah, dan Syafitri Nur Azizah.

Pada ganda putra ada pasangan Hantoro/Ricky Sidharta, Abu Bakar/Tedi Supriadi, Angger Sudrajat/Satriya Aditha, Jeka Wiratama/Vicky Rizky Pratama, Kevin Ersa/Akbar Bintang Cahyono, Rendra Wijaya/Eian Sukmawan (Musica), Hendra Aprida Gunawan (SGS Bandung)/Yonathan Suryatama, Kenas Adi Haryanto/Seiko Wahyu Kusdianto, Rahmat Adianto/Rangga Yave Rianto, serta Didit Juang Indrianto/Andrei Adistia.

Kemudian pada ganda putri hanya memainkan satu pasangan yaitu Variella Aprilsasi Putri Lejarsar (Jatim)/Vita Marissa, sedangkan untuk ganda campuran hanya memainkan pasangan Praveen Jordan/Vita Marissa.

“Pemain Djarum di luar itu tetap turun tetapi mewakili pelatnas seperti Dionysius Hayom Rumbaka, Maria Febe Kusumastuti, Arif Gifar Ramadhan, dan lain sebagainya,” katanya.

Pada tunggal putri, Febby Angguni yang menempati unggulan kedelapan akan menghadapi pemain yang lolos kualifikasi. Jika menang akan bertemu pemenang antara Rawinda Prajongjai (Thailand) melawan Rsydina Anratdayu Riodingin (Indonesia) di babak kedua, kemudian Ana Rovita akan menantang unggulan ketujuh dari Malaysia Tee Jing Yi di babak pertama.

Kemudian Maria Febe Kusumastuti akan bertemu pemain Malaysia lainnya Sannatasah Saniru di babak pertama. Jika menang akan bertemu pemenang antara Renna Suwarno (Indonesia) melawan unggulan ketiga Gu Juan (Singapura) di babak kedua.

Pada nomor ganda campuran pasangan Praveen Jordan/Vita Marissa yang menempati unggulan keenam akan menghadapi pasangan yang lolos kualifikasi di babak pertama. Jika menang akan bertemu pemanang antara Rafli Rizki Ristian/Novalita Anggraeni melawan pasangan Singapura Zhao Jiang Terry Yeo/Shinta Mulia Sari di babak kedua.

Kemudian pada ganda putri pasangan Aprilsasi Putri Lejar/Vita Marissa yang menempati unggulan keempat akan menghadapi pasangan Thailand Pacharapun Chochuwong/Chanisa Taechavorasinskun di babak pertama. Jika menang akan bertemu pemenang antaraKomala Dewi/Meiliana Jauhari melawan pemaian yang lolos dari kualifikasi.

“Kami berharap pemain-pemain Djarum Kudus khususnya dan Indonesia umumnya bisa meraih prestasi maksimal pada Indonesia Open Grand Prix Gold. Tentunya harapan kami bisa menyapu semua gelar yang dipertandingkan,” katanya. (ANT)