Kebijakan Mobil Murah Upaya Jegal PDIP dan Jokowi?

Foto: Twitter

Jakarta,Sayangi.com – Kebijakan Mobil murah yang masuk ke Indonesia, termasuk dalam hal ini kota besar Jakarta, membuat persoalan bagi Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Pasalnya, program pengentasan kemacetan Jakarta akan terganggu dengan derasnya masuknya pasar mobil murah tersebut.

Ketua DPC PDI Perjuangan Jakarta Pusat, Cheppy T Wartono menganggap, kebijakan masuknya pasar murah tersebut adalah upaya politik lawan politik PDI Perjuangan untuk memperlemah Jokowi.

” Kemajuan suatu negara yang indikasinya peningkatan pendapatan masyarakat bukan dicerminkan dengan cara kemampuan masyarakat membeli Mobil murah, tapi semakin makmur masyarakatnya semakin hidup transportasi umumnya,”ungkap Cheppy saat dikonfirmasi sayangi.com, Senin (16/9).

Cheppy mencontohkan, semua negara maju rata-rata kualitas transportasi umumnya luar biasa aman dan nyaman. Maka cara pandang pemerintah pusat yang mengatakan agar masyarakat beralih dari motor ke Mobil menurut nya sangat tidak masuk akal. Sementara Dki sedang berusaha mengurai dan mengurangi kemacetan.

“Itu harus diwaspadai gerakan politik macam ini. Mengingat PDI Perjuangan secara kepartaian dan Jokowi sebagai individual sedang dalam kondisi trend yang terus meningkat. Ini membuat gerah lawan politik,” terangnya.

Kasus seperti ini sama persis ketika 1999 ketika rakyat menghendaki PDI Perjuangan ternyata di dewannya diganjal oleh poros tengah versi Amien Rais,” tambah Cheppy. (RH)