Hilirisasi Minerba Tak Harus Jadi Korban Kebijakan Moneter

Foto: Antara

Jakarta, Sayangi.com – Kebijakan Kementerian ESDM dalam memberikan relaksasi dengan menggenjot ekspor minerba sebagai stimulus mempercepat pergerakan ekonomi nasional, kurang mendapatkan apresiasi positif dari kalangan dunia usaha. 

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang pemberdayaan daerah Natsir Mansyur mengatakan, seharusnya pemerintah tidak mengeluarkan kebijakan jalan pintas melalui relaksasi menggenjot ekspor karena langkah itu dinilai kurang tepat baik untuk jangka pendek maupun panjang.

“Kami swasta  memahami kesulitan pemerintah khususnya berkaitan dengan moneter, hanya saja jalan pintas menggenjot ekspor bahan mentah minerba itu kurang tepat dilakukan,” kata Natsir dalam keterangan tertulisnya, Senin (16/9).

Menurut dia, pelaksanaan  terhadap UU No.4/2009 harus bisa dengan jelas dilaksanakan, di samping itu  Inpres No.3/2013 serta turunan Permen Kementrian ESDM, Perindustrian, Keuangan dan lembaga lainnya banyak yang perlu dibenahi dan mendapat perhatian.

“Pemerintah dan DPR RI yang justru membuat UU No.4/2009 tentang minerba, namun pemerintah sendiri yang akan mengacak-acak UU yang mereka buat.  Ini kan ironis,” ungkap Natsir. 

Program hilirisasi minerba, kata dia, sarat dengan “national interest”. Artinya, hilirisasi minerba sangat  strategis bagi kepentingan Negara dan Bangsa Indonesia.  “Selama ini Indonesia ketinggalan industri pionernya (hulu) sehingga industri hilirnya tidak sehat karena bahan bakunya impor terus,” terang Natsir. 

Sementara itu, lanjut dia, pemerintah memahami masalah ini. Akan tetapi, pemerintah sendiri  yang justru mengacak-acak masalah tersebut. Natsir mengatakan, sedikitnya Indonesia memerlukan 5 industri pengolahan sebagai industri pioner, anatar alain industri tembaga, aluminium, nikel, besi, emas, agar industri hilir ke depan tidak lagi mengimpor bahan baku yang selama ini dikeluhkan oleh pemerintah dan swasta.  

“Masih banyak cara lain untuk keluar dari masalah moneter, dengan tidak mengacak kebijakan hilirisasi minerba yang saat ini berjalan, asal kementrian ESDM, Perindustrian mau membicarakannya kepada pihak swasta, Kadin bersama asosiasinya yang berada dibawah naungan Kadin,” pungkas Natsir.  (RH)